by

AMGPM Cabang Syaloom Dituntut Jadi Pemuda Zaman Now Yang Berintegritas

-Agama-2,949 views

AMBON,MRNews.com,- Memperingati HUT ke 23 pada 18 Februari lalu, AM GPM Daerah Kota Ambon Cabang Syaloom melakukan ibadah syukur sederhana, di Gedung Gereja Syaloom, Kamis (22/2). Ibadah syukur tersebut mengangkat tema

Pemuda Gereja, Perlihatkanlah Terangmu, serta diisi sejumlah tembang pujian dari civitas ranting.

Pendeta Sandra Pesiwarissa/Engko dalam khotbahnya mengungkapkan, pemuda gereja khususnya di cabang Syaloom dalam usia 23 tahun harus menunjukkan dirinya sebagai pemuda yang berintegritas dan berkarakter. Melawan setiap tantangan yang merongrong dirinya dan berani menyatakan Syaloom Allah di tengah kondisi bangsa saat ini.

“Artinya bahwa pemuda di cabang Syaloom khususnya harus jadi pemuda zaman now, bukan sebaliknya. Pemuda yang berintergritas dan berkarakter seperti Kristus. Pemuda yang tidak boleh kalah dengan tantangan di sekitarnya artinya berani melawan guna menghadirkan Syaloom Allah ditengah dunia saat ini,” tandas Pendeta Sandra.

Sementara itu, dalam sambutan HUT, Ketua Cabang Syaloom Bobby Diaz mengharapkan, di usia 23 tahun ini AMGPM Syalom menampilkan identitas diri menjadi pemuda zaman now sehingga bisa menyatakan kemuliaan Tuhan serta tetap menjadi garam dan terang dunia dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan dimana saja berada.

“Juga tak kalah pentingnya, tetaplah setia dan bertanggungjawab dalam pelayanan Tuhan bagi semua kita di Cabang dan ranting,” terang Dias.

Sedangkan, Ketua AMGPM Daerah Kota Ambon yang diwakili Sekbid III, Icha menilai, Cabang Syaloom dalam perjalanannya hingga kini sangat memberi kontribusi baik dan positif di tingkat daerah. Manakala, partisipasi aktif dalam setiap program kegiatan dan pelayanan. Dengan harapan, semoga tahun pelayanan ini dapat ditapaki dengan baik dan menujukkan jati diri sebagai pemuda zaman now, pemuda energik dan selalu jadi garam dan terang dunia.

Penegasan yang sama juga datang dari Ketua Majelis Jemaat GPM Syaloom, Pendeta Dirk Picauly yang mengharapkan, civitas AM cabang Syaloom harus bisa menerangi lingkungan sekitarnya melalui sikap dan cara hidup serta perbuatan yang baik apalagi di zaman now ini. Agar Syaloom Allah dapat terpancar dimanapun. Artinya, pemuda mesti menunjukkan jati diri dan eksistensinya.

“Saya juga berharap, agar melihat kehadiran pengurus dan anggota yang minim di ranting sebagai suatu pergumulan khusus Pengharapan dan Kasih. Dimana, kepengurusan banyak, anggota sdikit maupun sebaliknya sehingga berpengaruh di pelayanan dan implementasi program. Ada terjadi kemandekan lah. Pengurus ranting juga diminta tidak saja fokus di ranting tapi juga melihat cabang sebagai satu tubuh sehingga harus bersinergi dan partisipatif aktif,” tutupnya. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed