by

900 Siswa PAUD-TK Kota Ambon Diwisuda

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 900 peserta didik pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) se-kota Ambon dari 49 PAUD berjumlah 527 anak dan 16 TK berjumlah 373 anak diwisuda untuk tahun ajaran 2019. Proses wisuda dilakukan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy bersama Bunda PAUD, Ibu Debby Louhenapessy dan Kepala Dinas Pendidikan kota Ambon, Fahmi Salatalohy di Hall Maluku City Mall (MCM), Sabtu (15/6/19).
“Total yg diwisuda hari ini untuk tahun 2019 adalah 900 anak dengan rincian 16 TK 373 anak dan 49 PAUD 527 anak. Wisuda ini sebagai tanda berakhirnya proses belajar di jenjang PAUD dan TK, serta menjadi awal memasuki jenjang diatasnya. Ini juga memberi pesan bahwa tujuan akhirnya anak memiliki kompetensi sejak dini serta menjadi anak yang sehat, cerdas dan ceria serta berakhlak mulia menuju Indonesia maju,” ujar Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kota Ambon, Yasmin Budiatin dalam laporannya.
Bunda PAUD Kota Ambon, Debby Louhenapessy mengaku, wisuda bukan hanya kegiatan seremonial usai belajar di PAUD dan TK, tapi lebih dari itu sebagai pengakuan bagi anak-anak yang telah melewati proses belajar dan mempersiapkan diri menuju jenjang berikutnya. Tentu tugas guru, pendidik dan bunda PAUD tidak berhenti sampai disitu, tetapi harus terus mengajarkan kedisplinan pada anak (displin waktu, perilaku, belajar). Anak-anak juga harus dikenalkan bahasa asing minimal Inggris sedini mungkin guna mempersiapkan mereka menghadapi era globalisasi.
“Sebagai bunda PAUD, harapkan perhatian pemerintah kota (Pemkot), pa Walikota terhadap PAUD dan TK baik dari segi penganggaran maupun pendampingan agar Ambon bisa jadi role model di Indonesia Timur untuk PAUD. Meski disadari pendidikan tak saja tanggungjawab pemerintah, tapi orang tua dan guru serta semua pihak. Terutama dari rumah lah pendidikan berasal dan jadi proses pembentukan karakter anak. Sebab pendidikan adalah tiket menuju kesuksesan, tugas kita semua adalah merebut tiket itu,” ungkapnya.
Sementara, Walikota Ambon Richard Louhenapessy menyebut, wisuda PAUD-TK se-kota Ambon menjadi yang ketujuh selama jadi Walikota. Dengan satu tekad, hari ini kota Ambon mempersiapkan manusia Indonesia untuk jangka panjang. Sebab dalam membangun suatu bangsa infrastruktur penting, tapi jika tidak ditopang sumber daya manusia (SDM) maka tidak ada artinya. Apalagi Presiden Jokowi sudah komitmen untuk fokus pada pembangunan SDM kedepannya.
“Untuk maju, saya minta kepada orang tua, hancurkan nilai-nilai hidup keluarga yang konsumtif. Tanamkan nilai etika, moral dan disiplin bagi anak-anak. Perlu kedepan ada local wisdom lewat penguatan pendidikan disiplin bagi anak-anak kita sejak dini. Harus ada lokakarya cara displin, menghormati, makan dan sebagainya. Pun beri perhatian kepada anak-anak, sesibuk apapun kita orang tua. Sebab pendidikan anak lebih penting. Untuk guru/pendidik, jangan fokus memikir dana BOS, sertifikasi. Itu penting, tapi utama dan tujuan akhir adalah mendidik anak-anak ke arah yang lebih baik, berkarakter dan disiplin. Intinya, perhatikan pendidikan anak-anak di sekolah dan pendidikan karakter anak dalam keluarga sebagai basic utama,” pungkasnya. (MR-02)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed