by

Mayat Kakek Asal Jawa Barat Ditemukan Mengapung

AMBON,MRNews.com,- Kakek Asal Jawa Barat yang berprofesi sebagai petani, berinisial DW (73), ditemukan tewas dalam keadaan tengkurap mengapung diatas air di perairan pasar Arumbai, pantai Mardika, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (28/2/19).

“Pada hari Kamis, 28 Februari 2019 Pukul 12.00 WIT, bertempat di perairan pasar Arumbai, Pantai Mardika, telah ditemukan sesosok mayat laki-laki atasnama DW (73), pekerjaan Tani, alamat Dusun Wage Lebakwangi Kuningan, Jawa Barat dalam posisi tengkurap mengapung di atas air,” tandas Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease dalam rilisnya yang diterima media ini, Jumat (1/3/19).

Adapun kronologis kejadian tersebut, kata Julkisno, menurut keterangan saksi Ismail Zamad (61), awalnya saksi sementara duduk di pasar ikan Arumbae, pantai Mardika sambil melihat rekan-rekannya membuat meja jualan daging, tiba-tiba seorang diantara penghuni pasar menyampaikan ada mayat mengapung di air. Disaat yang sama, satu unit spead boat dengan tujuan pelabuhan Mardika mendekat untuk memastikan hal tersebut dan membenarkan bahwa yang mengapung itu sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki. Kemudian pengemudi spead boat langsung menuju ke pelabuhan Mardika dan memberitahukan kejadian itu.

Selanjutnya kata Jul, sapaan akrab Julkisno, saksi meminta kepada pihak keamanan yang saat itu berada di Pasar Arumbae agar mayat tersebut segera diangkat dan dibawa ke darat. Atas permintaan saksi akhirnya pihak keamanan dalam hal ini Polri dan TNI yang bertugas saat itu di Pos Pam Pasar Mardika bersama saksi langsung menggunakan spead boat yang dikemudikan Stenli Sahurila (40) untuk mengambil mayat tersebut ke darat.

“Selang 30 menit kemudian, piket SPKT Polres Ambon tiba di TKP dan langsung mengamankan TKP. Selanjutnya jenazah dibawa menggunakan mobil ambulance ke RS Bhayangkara Tantui guna proses visum. Dan dari hasil visum, sementara pada tubuh jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan. Setelah tiba di kamar jenazah, tim INAFIS Polres Ambon melakukan identifikasi sidik jari jenazah dengan menggunakan alat Hand Health (deteksi E-KTP) dan berhasil diketahui identitas jenazah atas nama DW (73) asal Dusun Wage, Lebakwangi Kuningan, Jawa Barat,” paparnya.

Kasus penemuan mayat di perairan Pantai Mardika itu tambah, Jukisno, belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Namun dari hasil visum, sementara pada tubuh jenazah tidak ditemukan tanda kekerasan dan diperkirakan jenazah meninggal kurang lebih sehari. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed