by

53 Peserta dari 11 Kab/Kota Ikut Kejuaraan Menembak PERBAKIN Maluku

AMBON,MRNews.com,- Setelah lama vakum karena Pandemi Covid-19, Pengprov Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Maluku menghelat kejuaraan menembak perebutkan piala Ketua Umum PERBAKIN yang diikuti 53 peserta dengan 5 kelas, 14-16 Oktober 2022 di Kota Ambon.

Ketua panitia kejuaraan, Alex Supusepa katakan, lima kelas yang dipertandingkan ialah kelas 10 meter target pompa, kelas Three Pos PCP 33 meter, kelas multi range PCP 20,25,30,35 meter, kelas banchrest PCP metal Silhoute 20,25,30,35 meter dan kelas banchrest PCP Lesan 25 meter.

“53 peserta dari 11 Kabupaten/Kota akan terlibat dalam kejuaraan yang kita gelar selama tiga hari ini. Diharapkan lewat event ini, didapat bibit atlit yang akan dikirim ke Jakarta untuk dilatih menuju babak kualifikasi di Sumatera,” terang Supusepa.

Ditempat yang sama, Ketua Pengprov PERBAKIN Maluku, Welhelm Daniel Kurnala katakan, kejuaraan menembak ini untuk PERBAKIN Maluku menjaring atlit terbaik Maluku menuju pra PON Aceh-Sumut. Sebab event Pekan Olahraga Maluku (POPMAL) ke-IV menembak tidak ikut serta.

“Pasca event ini, PERBAKIN Maluku sudah rancang agenda tahunan kedepan, mungkin Pangdam Cup, Kapolda Cup atau Gubernur Cup. Karena Pangdam, Kapolda dan Gubernur adalah bagian dari penasehat kami. Agar capaian mendapat atlit yang terbaik bisa terwujud,” tandas Kurnala.

Kejuaraan menembak piala Ketua Umum PERBAKIN ini pun menurutnya, sangat selektif untuk menjaring atlit-atlit menembak kedepan. Animo peserta cukup tinggi. Artinya untuk mengikuti pra PON 2023 nanti, menembak sangat siap.

“Bicara skala nasional dan internasional kita banyak kurang. Baik pelatih, juri dan atlit. Jadi tantangan kita kedepan untuk tiga aspek itu diperhatikan dan diasah semakin lebih baik. Sebab PERBAKIN tidak punya atlit, kita terima dari klub. Semakin banyak klub muncul maka makin baik,” urainya.

Meski memang akuinya, olahraga ini high cost atau berbiaya tinggi. Dimana untuk senapan saja 50-100 juta. Apabila kategori atlit, bisa habiskan Rp 350 juta dengan standar kostum internasional.

“Tantangan dan harus kita wujudkan kedepan, harus nama Maluku baik di event nasional. Minimal kita punya atlit nasional ada, mau satu atau dua. Itu target saya dalam membawa PERBAKIN Maluku maju,” pungkas mantan anggota DPRD Maluku itu.

Diketahui, saat pembukaan kejuaraan, Jum’at (14/10) di lapangan Telkom Talake, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Maulana Ridwan, Rektor Unpatti Prof Nus Saptenno, Wakapolresta Ambon AKBP Herri Budianto, GM Telkom Ambon dan Wakil Ketua KONI Maluku Jan Haumase lakukan ujicoba menembak. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed