AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 338 calon siswa Bintara Polri gelombang kedua tahun 2023 dinyatakan lulus. Hal itu diketahui saat digelarnya sidang kelulusan akhir di Gedung Serbaguna Plaza Presisi Polda Maluku, Tantui-Ambon, Rabu (19/7).
Sidang penetapan kelulusan akhir (Pantukhir) seleksi penerimaan Bintara Polri ini dipimpin langsung Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif.
Ia didampingi Wakapolda Brigjen Pol Stephen Napiun dan Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol. Turut hadir Karo SDM, Direktur Binmas, Kabid Dokkes, Kepala SPN, Dansat Brimob dan Kabid Propam.
Selain para pejabat utama Polda Maluku yang terlibat sebagai ketua tim Uji, ikut hadir pada Pantukhir yaitu panitia eksternal, berasal dari Dinas Pendidikan, Catatan Sipil, Ombudsman Maluku, LSM Mafindo dan Media.
Pada sidang akhir, para calon Bintara Polri yang dinyatakan lulus yaitu dari satuan Brimob 10 orang; Bintara tugas umum 281 orang; Bintara Proaktif 27 orang; Bintara Kesehatan 3 orang; Bintara Pol Airud 2 orang; Dan Bintara Polwan 15 orang.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam penerimaan Bintara Polri tahun 2023 ini, baik itu panitia internal maupun eksternal,” kata Kapolda.
Kurang lebih 4 bulan proses seleksi penerimaan Bintara Polri berjalan lancar, hingga saat ini sampai pada sidang akhir penetapan kelulusan.
“Kepada seluruh Casis yang telah berjuang dengan keringat dan air mata, mari syukuri apa yang sudah diperoleh karena saat ini mungkin ada teman dekat kalian yang harus tidak kembali karena tidak lulus dalam seleksi, namun kalian saat ini bisa hadir. Patut syukuri itu,” pintanya.
Menjadi seorang anggota Polri, kata Kapolda, tidaklah mudah. Namun bila telah memilih profesi ini seperti senior terdahulu yang sudah dilantik bulan lalu, maka harapan besar Bangsa dan Negara kini telah berada di pundak kalian.
“Di institusi Polri sama juga seperti abdi Negara lain yang tidak bisa memberi sesuatu yang lebih. Tapi paling tidak kita bisa memiliki kehormatan dan mendapatkan pendapatan dan kesejahteraan yang cukup. Tentu kita juga salah satu bagian yang menjaga dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercintai,” jelasnya.
Irjen Latif kembali menyampaikan komitmennya untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat Maluku.
“Besar harapan saya selaku Kapolda yang dibantu pak Wakapolda beserta seluruh staf, yang mana kami punya komitmen selalu ingin memberi yang terbaik untuk putra-putri Maluku agar bisa maju,” ungkapnya.
Dikatakan, hasil yang didapat para peserta yang lulus saat ini merupakan jerih payah sendiri. “Jangan percaya siapa pun, bahkan seorang Kapolda pun tidak bisa luluskan kalian menjadi Polisi. Namun semua yang terjadi saat ini atas jerih payah dan kegigihan kalian selama mengikuti seleksi,” katanya.
Sebagai Kapolda, Irjen Latif mengaku hanya diberi ruang dan kesempatan untuk bagaimana bisa usulkan penambahkan kuota yang ada. Penambahan kuota itu sudah disampaikan ke Kapolri. Sehingga diharapkan Maluku bisa mendapatkan penambahan kuota, mengingat animo masyarakat yang cukup besar.
“Selamat untuk kalian yang lulus. Ingat ini baru langkah awal. Sebab proses kedepan masih panjang sehingga saya minta kepada orang tua agar dapat perhatikan anaknya dengan baik. Mereka aset kita yang sudah berjuang hingga bisa lolos untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri,” ingatnya.
Kepada para Casis Bintara Polri yang tidak lulus, Kapolda berharap jangan berkecil hati. Teruslah semangat, berusaha dan berjuang untuk kedepannya.
“Jaga kesehatan dan fisik karena pendidikan akan dibagi menjadi dua gelombang, dan bila setelah ini diantara kalian ada yang sengaja lakukan pelanggaran, nama kalian akan dicoret dan kalian tidak akan ikut pendidikan di tahun depan,” tegasnya. (MR-02)











Comment