AMBON,MRNews.com,- Akibat Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bermasalah, 26 kepala sekolah (Kepsek) menengah atas (SMA) di kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dalam pantauan.
Hal ini dikemukakan Wakil ketua komisi IV DPRD Maluku Russlan Hurasan, usai rapat bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Maluku di ruang kerja komisi, Selasa (31/05).
“Berdasarkan laporan penggunaan dana BOS yang bermasalah dan aduan dari sejumlah masyarakat, 26 Kepsek di kabupaten Malteng dalam pantauan evaluasi, dan terancam diganti,” ungkap Hurassan.

Sebut Hurassan, kepastian ini disampaikan langsung kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku Insun Sangadji.
“Dalam evaluasi tahap pertama ini akan dilakukan tim yang terdiri dari kepala dinas, Sekda dan Dewan Pendidikan, dengan tujuan melakukan penyegaran agar situasi tetap terjaga dengan baik.” terangnya.
Ketika disinggung untuk daerah lain, Hurasan menyatakan, ini akan dilakukan secara bertahap.
“Tahap pertama di kabupaten Malteng, kemudian Malra, dan beberapa kabupaten/kota di Maluku,” pungkasnya. (MR-03)











Comment