AMBON,MRNews.com,- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy mengaku, pihaknya siap jika pimpinan dan anggota DPRD kota Ambon berkeinginan untuk segera melakukan Rapid tes atau bahkan Swab tes.
“Kalau pimpinan dan anggota mau katong siap. Katong sangat mengharapkan itu, artinya dari sisi tenaga kami siap. Yang penting dewan juga persiapkan siapa-siapa yang mau di-Rapid/Swab,” jelas Wendy kepada awak media di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (5/8).
Namun menurut Wendy, dirinya menganjurkan agar tidak Rapid tapi langsung dilakukan Swab sehingga bisa cepat mengetahui hasilnya. Sebab yang menentukan diagnosa Swab tes, positif atau negatif COVID-19.
“Langsung Swab saja, tidak perlu Rapid supaya lebih cepat tahu hasilnya. Agar kalau hasilnya bagaimana katong langsung lakukan tindak lanjut. Kalau Rapid yang reaktif musti Swab lagi, tunggu waktu lama lagi. Maka langsung Swab saja,” terangnya.
Soal waktunya kapan dilakukan menurut Wendy, nanti tinggal pihaknya menyesuaikan dengan permintaan DPRD.
“Kita tinggal sesuaikan waktu saja, seperti itu. DPRD provinsi saja sudah Swab, DPRD kota juga harus Swab dong,” demikian Wendy.
Sementara ketua DPRD kota Ambon Ely Toisuta mengaku, apa yang terjadi dengan DPRD provinsi, di DPRD kota tidak ada masalah karena anggota beberapa kali melakukan kunjungan tetap dilampiri hasil Rapid tes. Kalau non reaktif bisa berangkat, tapi kalau reaktif, tidak bisa.
“Jadi kalau diusulkan semua anggota Rapid/Swab tes, seng ada masalah. Tinggal nanti beta akan berkoordinasi dengan dinas terkait supaya bisa dilakukan tes di kantor. Itu juga lebih bagus supaya teman-teman dalam melakukan kunjungan ke luar daerah aman. Termasuk semua pegawai sekretariat DPRD juga harus tes,” tukas Ely.
Sekretaris DPRD Elkyopas Silooy juga mendukung pegawai sekretariat DPRD Rapid/Swab tes.”Lebih baik Swab sekalian supaya tahu hasilnya. Tinggal nanti pimpinan koordinasi dan jadwalkan kapan tes, semua pegawai wajib tes,” urainya. (MR-02)










Comment