AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 111 orang mahasiswa Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon siap terjun untuk lakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) selama satu bulan di sejumlah sekolah PAUD-SMA dan panti sosial di Kota Ambon.
Mereka yang terdiri dari mahasiswa program studi Pendidikan Agama Kristen (PAK), Pendidikan Kristen Anak Usia Dini (PKAUD), Bimbingan Konseling Kristen, Pastoral Konseling dan Pendidikan Seni Musik dilepas Rektor IAKN Ambon Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si, Senin (21/3).
Ketua Panitia PKL IAKN Ambon tahun 2022, Willem Hetharion, MPd mengakui, lokasi PKL yang akan dituju 111 mahasiswa diantaranya SMK Negeri 6, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, SMA Siwalima, SMA Kristen YPPKM, SMP Negeri 12, SMP Kristen YPPKM, SD Negeri 1 Hative Kecil, SD Negeri 2 Hative Kecil, PAUD Adhyaksa, PAUD Kasih Ibu, PAUD Eden dan Panti Sosial Wherda Ina Kaka.
Tujuan PKL ini sebutnya, untuk melatih dan memberi pengalaman kepada mahasiswa terkait sistem dalam suatu lingkungan pekerjaan terkhususnya di sekolah, melatih mahasiswa agar mampu bermasyarakat dalam dunia kerja.
“Juga memberi pengalaman ke mahasiswa tentang sistem kerja di suatu lembaga atau instansi, memberi pengalaman tentang penerapan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah pada permasalahan riil di dunia kerja dan memberi pembekalan pada mahasiswa guna song era persaingan,” tandas Hetharion dalam laporan.

Selain bagi mahasiswa diharapkan PKL ini juga memberi manfaat bagi program studi yakni menjadi tolak ukur pencapaian kinerja khususnya untuk mengevaluasi penerimaan hasil pembelajaran oleh dunia kerja, serta bagi instansi/tempat PKL yaitu mengkaji dan menganalisa yang dilakukan selama PKL dapat menjadi bahan masukan untuk menentukan kebijakan dimasa mendatang.
Sementara itu, Rektor IAKN Ambon Dr. Agusthina Ch. Kakiay, M.Si. menegaskan, PKL sesungguhnya memiliki arti bahwa bagaimana mahasiswa bisa mengaktakan atau mengaplikasikan seluruh bidang ilmu yang diperoleh selama masa studinya di kampus.
Diharapkan, ke-111 mahasiswa ini dapat menjalani PKL dengan baik lewat bimbingan dosen pembimbing maupun guru pamong. Sebab di pembelajaran abad 21, harus mengenal betul subjek belajar yaitu siswa, sebagai prasyarat utama calon pendidik.
“Bagi yang PKL di Panti Sosial Ina Kaka, ini kesempatan saudara mempraktekkan ilmu yang dimiliki. Agar saudara-saudara benar menjadi pastor yang mengkonselingkan orang,” pesan Kakiay saat melepas mahasiswa PKL di Rumah Moderasi Beragama IAKN Ambon.
Kepada pimpinan sekolah dan panti sosial, Rektor meminta ke-111 mahasiswa IAKN Ambon yang ber-PKL diterima dalam kurang dan lebihnya, serta dapat mengarahkan, membina agar mereka juga belajar dari pimpinan sekolah, guru pamong dan kepala panti sosial.
Diketahui, pelepasan 111 mahasiswa PKL IAKN Ambon tahun 2022 itu selain dihadiri pimpinan struktural IAKN Ambon dan para dosen, juga pimpinan sekolah dan panti sosial tujuan PKL. (MR-02)











Comment