by

Dari 8 Catara, 4 Putera Asli Maluku Lulus ke Pusat

Dari 8,

AMBON,MRNews.com,- Berdasarkan sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah calon taruna Akpol (Catara) tahun 2019 oleh panitia daerah Polda Maluku di ruang transit lapangan upacara kolonel Tahapary, Tantui, Selasa (25/6/19), 8 orang dinyatakan lulus untuk mengikuti seleksi lanjutan ke tingkat pusat di Semarang, Jawa Tengah karena meraih nilai tertinggi, empat (4) orang diantaranya adalah putera asli Maluku.

Pantauan media ini, sidang yang dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Pol Teguh Suwarno dan Irwasda Polda Maluku Kombes Pol Sungkono, dari 12 nama yang ikut seleksi di tahap akhir, 4 orang harus gugur, sisanya 8 orang lulus di tingkat daerah.

Mereka adalah Brandon Steyer Zefanya Manuputty, dengan nilai akhir 69,64, I Dewa Putu Marcello Pesat Gatra Vedatta dengan nilai akhir 68,63, Iqbal Rastra Dewangga yang meraih nilai 68,56, Hasan Cahyadi Uluputty meraih nilai akhir 68,32, Axel Theodore Wirasatya Huwae meraih nilai akhir 67,30, Ardi Idris mendapat nilai 65,45, Fatsha Fauzan Soulisa 64,84 dan Anak Agung Ayu Nadya Dwi Pratista 59,26. Nama terakhir merupakan satu-satunya perempuan yang lulus Manuputty, Uluputty, Huwae dan Soulisa adalah empat putera daerah Maluku yang bakal bertarung dengan Catara dari daerah lainnya pada seleksi tingkat nasional di Semarang.

Pada kesempatan itu, Wakapolda katakan, tahapan tes mulai dari kesehatan jasmani, psikologi hingga akademik telah diikuti selama kurang lebih tiga bulan. Sehingga patut diapresiasi perjuangan anak-anak yang lolos ke tahapan akhir baik yang berhasil maupun belum.

“Yakinlah, apa yang anak-anakku (Catara) usahakan adalah usaha maksimal dan pasti ada manfaatnya. Saya berharap semua bisa diberangkat ke Semarang, tapi harus kita patuhi kuota yang ditentukan Mabes Polri. Kepada yang belum berhasil, saya hanya ingin berpesan bahwa itu adalah keberhasilan yang tertunda dan merupakan keputusan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Usaha apapun, doa apapun kalau Tuhan berkehendak itulah yang terjadi. Hasilnya disyukuri dan jadikan pelajaran, pengalaman kedepan,” pesan Teguh.

Sedangkan bagi 8 Catara yang berhasil lulus ke Semarang, Teguh ingatkan ini belum final sebab disana masih ada seleksi-seleksi lagi yang lebih berat. Karena bersaing seluruh Indonesia dan informasinya disana tidak ada kuota Polda. Tentu ini sangat berat sebab sudah skala nasional.

“Karena sudah skala nasional tidak lagi sistem kuota. Kalau dari Maluku rangking dibawah, maka semua tidak masuk. Saya ingin semua yang berangkat ke Semarang diterima di pusat. Oleh sebab itu siapkan mental, fisik dan intelegensi, belajar, semangat, berdoa. Tak lupa minta doa dari orang tua sangat penting,” ingat jendral bintang satu itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed