AMBON,MRNews.com,- Rencana pembongkaran pasar gambus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam waktu dekat nampaknya batal dilakukan usai ada pertemuan dengan warga dan temukan Win-win solusi, 1 Januari 2024 barulah hal itu terealisasi.
Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengaku, Rabu kemarin dirinya telah bertemu dengan perwakilan RT/RW dan disepakati untuk memberikan tenggat waktu aktifitas sampai keluar dari pasar gambus hingga 31 Desember 2023.
“Kesepakatan bersama warga disana, diberikan waktu kepada mereka mempersiapkan untuk keluar dari pasar sampai tanggal 31 Desember. Nanti surat pernyataannya dibuat ke kita,” jelasnya di Balaikota, Kamis (26/1).
Artinya sesuai kesepakatan maka 1 Januari 2024, Pemkot Ambon akan bongkar, ratakan tanah pasar Gambus untuk digunakan bagi kepentingan Pemkot sebagai aset barang milik daerah.
“Ini Win-win solution kita dengan warga. Disatu sisi Pemkot ingin memanfaatkan aset milik Pemkot tapi disisi lain kita juga memperhatikan kepentingan masyarakat yang sementara mencari nafkah disitu dan kita sepakat 31 Desember 2023 akan tertibkan,” tandas Wattimena.
Menurut Wattimena, kesepakatan bakal dibongkarnya pasar gambus per awal tahun depan tak diikuti dengan opsi pedagang bakal direlokasi ke pasar lainnya.
“Kita sepakat tanpa opsi itu. Sebab kita terbatas dengan banyak hal termasuk lahan yang dimiliki Pemkot. Tapi nanti pikirkan lagi sebab awalnya kita inginkan lokasi pasar gambus jadi tempat parkir truk di sepanjang jalan Yos Sudarso,” akuinya.
“Jadi nanti kita lihat lah. Bisa saja kemudian dengan konsep baru, bisa saja kita menata itu untuk membuat tempat berjualan yang lebih bermartabat, manusiawi begitu. Nanti kita lihat ke depan,” sambung Wattimena.
Sebab itu, diharapkan dengan rentan waktu panjang 11 bulan ini, pedagang harus mencari tempat yang baru dan persiapkan pembongkaran secara mandiri lapak mereka sekarang.
Sementara disinggung soal penertiban pasar lama, Sekretaris DPRD Maluku itu memastikan tidak alami pergeseran dari waktu yang ditentukan awal yakni 3 Februari mendatang.
“Pasar lama tanggal 3 Februari kita tertibkan. Itu sesuai kesepakatan dengan mereka. Dia agak berbeda kondisinya dengan pasar gambus. Pasar lama kan hanya lapak-lapak ditertibkan. Ada yang sudah bongkar sendiri, nanti pa Asisten II turun sosialisasi lagi,” beber Wattimena.
Nantinya tambah dia, pasar lama pasca dibongkar Pemkot kemungkinan akan dimanfaatkan untuk kuliner malam atau aktivitas ekonomi lainnya, tergantung lokasi. (MR-02)











Comment