by

Wenno “Tantang” Gubernur Murad Turun Selesaikan Konflik Kariu-Pelauw

-Maluku-1,668 views

AMBON,MRNews.com,- Kurang adanya kepekaan seorang Gubernur terhadap warga Kariu Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah yang masih “dihadang” di tanah sendiri oleh warga Pelauw, memantik reaksi berbagai pihak termasuk para wakil rakyat.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku Jance Wenno turut sesali sikap diam “penguasa” di Maluku itu.

Menurutnya, selaku Kepala Daerah di tanah Raja-raja, apalagi disaat kondisi “force mayor” seperti itu harusnya kepekaan dia lebih tinggi terhadap rakyatnya.

“Kalo soal itu, tanya saja ke Gubernur langsung, kenapa beliau bersikap seperti itu dalam menyikapi persoalan Kariu. Itu kan pertanyaan rakyat dan juga pertanyaan kami anggota DPRD, kan begitu,” tegas legislator Perindo dapil Kota Ambon itu.

Wenno sebetulnya berharap, setidaknya ada keluar statement yang menyejukkan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian akan rakyat yang juga memilihnya di 2018 lalu untuk bisa menjadi pelindung dan pengayom.

Atau bila enggan mengeluarkan pernyataan di media, setidaknya ada niat untuk turun langsung di Kariu. Melihat kondisi masyarakat yang walau sudah kembali ke Negerinya, namun masih tidak tenang karena hiruk pikuk penolakan.

“Paling tidak seperti itulah, rakyat harapkan Gubernur memberikan pernyataan. Lalu sekaligus kalau bisa hadir kesana lah untuk mendamaikan. Beliau kan bapak bagi masyarakat Maluku,” pinta mantan politisi Golkar itu.

“Datang kesana, meredam masyarakat Pelauw. Berdialog, bangun komunikasi baik apa yang dikehendaki warga agar proses perdamaian disana bisa dirajut, kan begitu,” sambungnya.

Namun begitu, sikap pemerintah lewat tim terpadu untuk mengembalikan masyarakat Kariu ke Negerinya, patut diapresiasi Meski ada penolakan warga Pelauw yang merasa belum nyaman.

“Saya himbau warga Pelauw menahan diri dan bisa bangun proses perdamaian dengan basudara Kariu. Semoga situasi itu bisa dikendalikan aparat keamanan dan tim terpadu. Kami sudah komunikasi dengan Kapolda dan Kapolresta Ambon, ada upaya atasi masalah ini,” jelasnya.

Pasti tambah Wenno, selaku wakil rakyat minta Gubernur turun kesana. Membangun komunikasi dengan masyarakat Pelauw supaya mereka bisa merajut perdamaian dengan warga Kariu. Agar hidup keduanya bisa sama-sama aman dan nyaman.

“Kan masalah itu sudah ditangani tim terpadu diantaranya ada Kantor Staf Presiden (KSP). Negara harus hadir memberi jaminan keselamatan kepada semua warganya,” pungkas mantan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed