AMBON,MR.- Wakil Wali Kota ambon, Syarief Hadler menyatakan, Perombakan birokrasi yabg dilakukan oleh Pemerintah kota Ambon melalui Wali Kota Ambon,Richard Louhenapessy adalah salah satu cara untuk meningkatkan kinerja kerja dalam sistem pemerintahan dalam tubuh Pemerintahan kota Ambon sendiri. Demikian ungkap Wawali dalam forum resmi “BPK Mendengar” yang digelar di Gedung Auditirium BPK-RI Perwakilan Maluku yang berlokasi di Negeri Lama,Kecamatan Baguala Kota Ambon.
Hadler menjelaskan, Pemerintah kota Ambon masih terus berbenah soal Asset yang saat ini belum juga tertata secara baik.
“Dulu Asset,masih berdiri sendiri, namun saat ini, sudah tergabung dengan Badan pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) penggabungan ini dengan harapan ada kinerja yang baik,yang terus ditingkatkan,” jelas Hadler.
Lanjut Hadler, Masalah kedua yang dihadapi adalah Dana BOS, namun dianggap hanya sebagai sebuah kesalahan adminitrasi.masalah inilah yang menjadi faktor penilaian hasil laporan keuangan dari BPK RI Perwakilan Maluku terhadap pemerintah Kota Ambon.
bebebrapa kali,tambah Wawali, saat pertemuan dengan BPK, ternyata BPK telah merubah paradigma pikir. dari melakukan pengawasan dan pemeriksaan kini bertambah dengan sebuah pembinaan.
sikap inilah yang diapresiasi positif oleh Pemerintah kota/kabupaten. Diharapkan, proses pembinaan yang dilakukan dapat terus dilakukan dengan tidak melenceng dari ketentuan perundang undangan yang berlaku, sebagai wujud kerjasama yang baik antara BPK dengan seluruh Pemerintah Kabupaten Kota di Maluku. (MR-06)










Comment