AMBON,MRNews.com,- Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler mengatakan, pengetahuan akan cuaca dan iklim sangat bermanfaat bagi nelayan dan pembudidaya perikanan. Karena itu, penting bagi nelayan di Kota Ambon bisa memperoleh informasi cuaca dan iklim yang memadai berdasarkan hasil perkiraan dari pihak otoritas seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat, bukan mengandalkan prakiraan sendiri yang bisa benar atau salah.
Pasalnya, jika cuaca dan iklim diketahui benar oleh nelayan, maka akan berpengaruh bagi keslamatan nelayan yang sedang melaut tetapi juga dampaknya bagi hasil tangkapan yang dilakukan.
“Pemerintah dan masyarakat Ambon memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan Sekolah Lapang Nelayan (SLN) di kota Ambon tahun 2019, yang tentunya bertujuan meningkatkan kapasitas dan ketrampilan nelayan dalam memantau cuaca dan iklim. Ini penting karena sektor perikanan merupakan salah satu sektor ekonomi unggulan yang dikembangkan oleh pemerintah kota (Pemkot) Ambon disamping sektor jasa perdagangan dan pariwisata,” tandas Wawali saat menghadiri SLN di Kota Ambon tahun 2019 yang dilaksanakan BMKG di Marina Hotel, Senin (25/3/19).
Potensi perikanan tangkap kota Ambon kata Wawali, cukup besar. Tahun 2016 nilai produksi perikanan Ambon mencapai 44.524 ton, meningkat 2,31 persen di tahun 2017. Potensi perikanan kota Ambon yang cukup besar inilah yang kemudian menarik perhatin pemerintah pusat untuk menjadikan Ambon kota ikan nasional (city of fish), yang sesungguhnya tidak terlepas dari perwujudan provinsi Maluku sebagai lumbung ikan nasional.
Salah satu hal yang berpengaruh pada sektor perikanan tambah Wawali, adalah faktor iklim dan cuaca. Sebab ketika cuaca buruk, nelayan tidak dapat melaut, hasil tangkapan berkurang dan harga ikan menjadi tinggi. Fenomena cuaca buruk menjadi hal lumrah terjadi namun kenyataannya para nelayan kesulitan mendapatkan informasi cuaca yang berpengaruh pada tingginya laut. Padahal ketersediaan informasi cuaca sangat vital dan bagian dari langkah antisipasi dengan tersedianya informasi serta pemahaman mengenai iklim dan cuaca.
“Saat nelayan mendapat informasi jelas mengenai iklim dan cuaca, bisa membangun ketangguhan adaptasi perubahan cuaca dan iklim. Tetapi juga nelayan dapat mengantisipasi bila harus tetap melaut dalam cuaca ekstrem. Informasi cuaca juga bisa menjadi titik penentu spot perburuan ikan, apabila didukung pengalaman dan pengetahuan nelayan dalam melaut. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi nelayan dalam meningkatkan kesejahteraannya serta memiliki nilai strategis bagi Pemkot dalam mendorong berkembangnya sektor perikanan sebagai salah satu potensi perekonomian,” tutupnya. (MR-02)









Comment