by

Warga Banda Diguncang Gempa 5.9 SR, BMKG: Gempa Susulan 7.2 SR

AMBON,MRNews.com,- Wilayah Laut Banda Maluku Tengah Provinsi Maluku kembali diguncang gempa tektonik, Sabtu (11/11) pukul 15.41 WIT.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini miliki parameter update dengan magnitudo 5,9 SR yang merupakan gempa susulan pasca gempa 7,2 SR pada Rabu (8/11) lalu.

Episenter gempa terletak pada koordinat 5,68° LS ; 130,25° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 276 Km arah Barat Daya Maluku Tengah, pada kedalaman 45 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono katakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan (kerak bumi) di dasar Laut Banda. 

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” jelasnya, Sabtu malam.
 
Gempabumi ini kata dia, berdampak dan dirasakan di daerah Banda dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun kepada masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ajaknya.

Selain itu agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pinta Daryono.

Ditambahkan, sesuai hasil monitoring BMKG, pasca gempa di Laut Banda 7,2 SR 8 November lalu, hingga pukul 16:50 WIT, Sabtu (11/11) menunjukkan adanya 161 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 6,8 SR. (MR-02)
 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed