AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada suatu daerah, termasuk Kota Ambon baik aparatur pemerintahan, badan usaha, mahasiswa/pelajar dan masyarakat sangat penting guna memajukan daerah dan bangsa. Sadar akan hal itu, Dinas Koperasi (Diskop) dan UKM Kota Ambon melaksanakan Bimtek peningkatan kualitas SDM dalam penyusunan laporan keuangan koperasi bagi pengurus dan pengelola koperasi.
“Pemerintah memberi perhatian besar terhadap koperasi. Karena bersinggungan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kualitas sumber daya pengelola koperasi penting sekali. Karena koperasi yang dibentuk atas dasar kebutuhan dan keinginan pasti beda. Waktu Kadis sampaikan, saya dukung karena sesungguhnya sangat penting bagi peningkatan kualitas SDM koperasi khususnya. Saya apresiasi,” ujar Walikota saat membuka Bimtek di Ballroom Marina Hotel, Rabu (29/8/18).
Sebagai salah satu pilar pembangunan dan soko guru penopang sistem perekonomian Indonesia, diakui Walikota, keberadaan koperasi dalam suatu daerah sangat penting, termasuk membantu peningkatan koperasi di Kota Ambon. Apalagi kebijakan Presiden Jokowi kedepan, seluruhnya akan bermuara kepada investasi SDM. Dimana itu salah satu kunci persaingan dengan negara-negara maju lainnya.
Walikota menambahkan, aktif tidaknya suatu koperasi tergantung manajemen pengelola yang ada dalam koperasi. Faktanya, dari 630 koperasi yang berbadan hukum resmi di Kota Ambon, aktif hanya 258 koperasi, 382 pasif. Hal ini terjadi lantaran manajemen, obsesi dan motivasi untuk pembentukan sebuah koperasi. Dimana ada koperasi yang dibentuk atas dasar kebutuhan anggota, tetapi juga atas keinginan beberapa orang, ingin mendapat bantuan dana dan modal usaha dari pemerintah.
“IT boleh berbeda, tetapi kualitas SDM harus sama. Perputaran ekonomi koperasi kita di Ambon dengan Jawa, tentu berbeda. Karena jarak, tingkat kemahalan dan kemampuan daya beli. Tetapi paling tidak kita akan kembangkan diri kita, sesuai situasi dan kondisi lingkungan dimana kita ada. Maka upaya kita untuk terus meningkatkan kualitas SDM koperasi supaya 258 koperasi aktif bisa menjadi 300, bukan turun, artinya gagal. Sehingga koperasi yang tidak aktif lewat peningkatan dan pembinaan seperti ini diharapkan mulai mengevaluasi sehingga kembali pada gerakan koperasi,” paparnya.
Walikota lantas berharap, lewat Bimtek selama dua hari, para peserta dapat mengoptimalkan ilmu yang diperoleh dalam meningkatkan daya saing sebagai modal mengembangkan usaha yang tentunya akan berdampak bagi peningkatan perekonomian di Kota Ambon. Dengan demikian, ketika kualitas SDM Kota Ambon semakin bagus, maka pesimisme pasti tidak akan pernah ada.
Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri pengelola dan pengurus koperasi se-Kota Ambon . (MR-02)











Comment