AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon berharap festival Hadrat yang digalang Komunitas Bersahaja Batu Merah untuk memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW dapat menjadi agenda tahunan di kota Ambon.
Harapan itu diungkap Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena saat hadiri momen tersebut, Minggu (16/10/22).
“Festival Hadrat Batumerah ini diharapkan bisa menjadi agenda tahunan yang terus dilakukan,” tandas Wattimena.
Harapan itu karena Pemkot Ambon sebut Wattimena, sementara berupaya untuk membangun kota ini bukan saja dari aspek pembangunan fisik saja, tetapi soal mental, spiritual warga kota agar memiliki ketahanan dan ketaqwaan iman yang kuat menghadapi perubahan zaman.
“Kalau kita tidak membangun terus nilai-nilai budaya, adat istiadat di kota Ambon, maka nilai-nilai itu akan tergerus dengan perkembangan zaman yang semakin pesat,” tukasnya.
Apalagi saat ini sambung Wattimena, kondisi bangsa dan daerah sementara diperhadapkan dengan era digitalisasi.

Dimana semua hal di dunia ini bisa diakses dalam waktu singkat dan cepat, yang mau tidak mau harus dilakukan penyesuaian dan memperkuat kapasitas diri.
“Kalau kita tidak terus menjaga nilai-nilai budaya, adat istiadat dan nilai agama, maka dipastikan generasi muda kota Ambon akan terpengaruh dengan budaya-budaya dari luar,” terangnya.
Dengan menjadi agenda tahunan akui Wattimena, generasi muda negeri Batumerah khususnya dan umat Islam di Kota Ambon pada umumnya dapat terus memahami, meresapi secara mendalam nilai-nilai budaya, adat istiadat dan agama yang terus terbangun di Negeri Batumerah.
“Hadrat ini ciri khas negeri Batumerah yang mesti dipertahankan, dilestarikan dan terus dikembangkan seiring perkembangan zaman. Pemkot Ambon mendukung penuh kegiatan ini yang sejalan dengan visi Ambon Harmonis, Sejahtera dan Religius,” pungkasnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Batu Merah yang juga anggota DPRD kota Ambon, Hadianto Djunaidi pastikan, festival Hadrat ini akan menjadi tahunan lewat koordinasi Komunitas Bersahaja Batu Merah dalam memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW dan guna memperkuat Ukhuwah Islamiah di ibukota provinsi Maluku ini. (MR-02)










Comment