by

Walikota Apresiasi Pesparani Tingkat Paroki Keuskupan Amboina

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Pemkot Ambon, Robby Silooy memberikan apresiasi kepada Paroki Keuskupan Amboina Wilayah Kota Ambon, yang menggelar Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat paroki wilayah kota Ambon. Pasalnya, selain berdampak pada iman dan spiritual umat, tetapi Pesparani juga memberi ruang untuk menguatkan potensi umat.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan selalu memberikan dukungan bagi setiap upaya pembinaan dan pengembangan potensi umat. Sebab umat yang baik, sudah pasti akan jadi warga kota yang baik pula. Karena makin banyak orang beriman bernyanyi di kota ini, maka makin baiklah keadaan kota Ambon,” tandasnya di Gedung Serbaguna Xaverius Ambon, Minggu (13/5/2018).

Secara pribadi, kata Silooy, Walikota memandang Pesparani sejatinya adalah pesta iman umat Katolik di kota Ambon, lebih khusus lagi Paroki Keuskupan Amboina Wilayah Kota Ambon, yang bersepakat untuk memuji Allah yang kudus. Karena itu, diharapkan bukanlah juara sebagai tujuan utama tetapi menguatkan iman dan spiritual umat dalam mensyukuri kasih Allah bagi umat.

Pemkot Ambon pun ditambahkannya, memberikan atensi dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat Katolik di Kota Ambon, lebih khusus lagi bagi umat Katolik di Paroki Keuskupan Amboina yang telah memberikan dukungan kepada pemerintah dalam upaya terus benahi Ambon untuk menjadikan Ambon rumah bagi semua serta mewujudkan Ambon harmonis, sejahtera dan religius.

“Jalan kita masih panjang, ada begitu banyak halangan yang siap menghadang saya dan pak Syarif Hadler sehingga tidak bisa kerja sendiri. Kami butuh topangan dan dukungan semua masyarakat kota Ambon termasuk di Paroki Keuskupan Amboina. Mari terus jaga kerukunan didalam dan antar keluarga, antar keluarga dalam rukun, antar paroki, bahkan dengan umat beragama lain di kota Ambon,” demikian Walikota.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Paduan Suara Gerejani Katolik (LP3K) Kota Ambon, Eddy Tasso mengaku, setelah pembukaan ini, lomba-lomba sudah dimulai dengan waktu pelaksanaan hingga 28 Juli 2018. Tetapi untuk lomba perorangan, sudah bisa mendapatkan pemenang paling lambat tanggal 17 Juni. Karena setelah 17 Juni di minggu ketiga, akan ada audisi bagi pemenang untuk mewakili Kota Ambon ke tingkat Provinsi. Kemudian nanti awal Juli, Provinsi akan seleksi kabupaten/kota, guna mewakili Maluku pada kategori perorangan di Pesparani nasional.

“Pesparani tingkat Paroki Keuskupan Amboina yang dikuti 8 rukun ini ada 12 jenis lomba, dibagi beberapa kategori. Yakni paduan suara enam kategori yaitu anak, remaja, dewasa, perempuan, laki-laki dan campuran. Kemudian perorangan untuk nyanyian mazmur tiga kategori, cerdas cermat rohani dua kategori dan renungan biblis atau bertutut kitab suci satu kategori. Rencana penutupan nanti di Gereja Santa Maria Bintang Laut, Benteng. Saat itu, kita sudah mendapatkan pemenang di semua kategori,” tutup Tasso.

Hadir dalam kesempatan itu, beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Ambon, Wakil Ketua Uskup Diosis Amboina, Pastor Amandus Oratmangun, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (MR-05)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed