AMBON,MRNews.Id.- Walikota Ambon, Bodewin Wattimena meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Ambon untuk tetap mengoptimalkan pelayanan publik meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah tahun 2026.
Hal itu disampaikan saat ia memimpin apel pagi ASN di lingkungan Pemkot Ambon, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa tantangan fiskal tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita tetap harus melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti atau menurun hanya karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Memasuki triwulan pertama 2026, kinerja ASN di berbagai sektor dinilai menunjukkan perkembangan positif. Pelayanan publik di sejumlah instansi, seperti sekolah, puskesmas, dan organisasi perangkat daerah (OPD), disebut tetap berjalan dengan baik.
Menurut dia, kondisi tersebut mencerminkan potensi besar ASN Kota Ambon dalam menjaga bahkan meningkatkan kualitas layanan di tengah berbagai keterbatasan.
“Di satu sisi kita punya kekurangan, tetapi di sisi lain kita mampu mempertahankan bahkan meningkatkan pelayanan publik,” katanya.
Selain itu, Pemkot Ambon juga mencatat adanya perubahan pola pikir masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah. Jika sebelumnya masyarakat cenderung menyalahkan pemerintah, kini mulai tumbuh kesadaran kolektif bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kalau dulu hampir semua menyalahkan pemerintah, sekarang masyarakat mulai menyadari bahwa ini juga tanggung jawab mereka,” ujarnya.
Perubahan tersebut dinilai menjadi peluang bagi pemerintah untuk mempercepat penanganan persoalan sampah di Kota Ambon. Untuk memperkuat kesadaran itu, Pemkot terus mendorong program “Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman” melalui kegiatan kerja bakti rutin yang melibatkan masyarakat di tingkat desa, negeri, dan kelurahan.
ASN juga diminta menjadi teladan dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk aktif dalam kegiatan gotong royong.
Di tengah keterbatasan keuangan daerah, Wali Kota turut mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan tidak mudah mengeluh.
ASN diminta memahami kondisi fiskal daerah, termasuk keterbatasan dalam pemenuhan sejumlah hak pegawai yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran.
“Kita jalani bersama kondisi ini. Yang penting tetap semangat bekerja dan menjaga kekompakan,” katanya.
Ia berharap seluruh ASN dapat memanfaatkan masa pengabdian secara maksimal untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Ambon. (**)











Comment