AMBON,MRNews.com,- Guna mengejar target capaian vaksinasi, Satgas Covid-19 Provinsi Maluku kini menggenjot vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Maluku, Danrem 151/Binaiya Brigjen TNI Arnold Ritiauw pun meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak usia 6 sampai 11 tahun di Sekolah Dasar (SD) Negeri 254 Maluku Tengah, Kecamatan Saparua, Jumat (25/2/22).
“Kedatangan saya ingin pastikan vaksinasi di wilayah Korem 151/Binaiya berjalan lancar dan aman semuanya sesuai apa yang telah ditetapkan pemerintah pusat yang harus kita dukung bersama,” sebut Danrem.
Dirinya mengajak semua pihak untuk bersama melakukan percepatan capaian target vaksinasi, terutama vaksinasi anak usia SD.
“Program vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini harus kita genjot guna melindungi mereka dari paparan Covid 19 dan memberi keamanan serta saat lakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah,” tandas Jenderal Bintang Satu itu.
Sebab menurutnya, di Maluku masih terdapat beberapa Kabupaten/Kota yang pencapaian vaksin sampai sekarang belum tembus angka 70 persen, sehingga harus terus dilaksanakan percepatan vaksinasi agar capai target yang ditentukan.
Kepada tenaga pengajar disetiap SD Danrem berharap agar memberikan pemahaman kepada orang tua murid dan anak-anak didik untuk bisa dan bersedia menerima suntikan dosis vaksin.
“Vaksin ini aman dan sehat. Tidak kalah pentingnya penerapan protokol kesehatan di sekolah harus tetap dan terus berjalan guna mencegah penularan Covid-19. Sebab
Diharapkan anak-anak generasi penerus bangsa bisa terbebas dari covid 19,” jelasnya.
Danrem memberi apresiasi atas antusiasme tinggi anak-anak di SD Negeri 254 Maluku Tengah (Malteng) dalam menerima layanan suntikan vaksinasi.
“Terima kasih kepada pihak-pihak yang menginisiasi vaksinasi di sekolah. Semoga kedepan keadaan bisa membaik dan siswa siswi kami dalam kondisi sehat dan aktivitas sekolah bisa berjalan lancar kembali,” harap Kepala SD Negeri 254 Malteng D Laupat Sasabone. (MR-02)











Comment