AMBON,MRNews.com,- Untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan serta menurunkan angka kematian ibu dan anak di Kota Ambon maka gerakan sayang ibu (GSI) dilakukan oleh dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DPPKB) dan tim penggerak PKK Kota Ambon, dengan melibatkan 5000 orang dari ASN Pemkot Ambon, kader posyandu, pengurus tim penggerak PKK kecamatan dan desa/kelurahan, kader PKK serta guru dan siswa yang terpusat di depan Gong Perdamaian Dunia, Jumat (9/11/18).
“Tujuan dari kegiatan ini untuk menurunkan angka kematian ibu atau kaum perempuan, meningkatakan pengetahuan mengenai perawatan kehamilan serta meningkatakan kepedulian dan dukungan kaum bapa dalam upaya penanggulangan penyebab kematian ibu dan bayi. Selain itu, dalam kegiatan GSI, akan dilaksanakan pelayanan fasektoni (KB pria) iplan, ayudi, suntik, pil untuk kaum ibi-ibu,” ujar kepala DPPKB Kota Ambon, Welly Patty dalam paparannya.
Sementara Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya mengaku, seorang ibu memiliki peran sangat penting dalam perkembangan dan pembentukan karater anak bangsa. Sebab ibu itu sahabat sejati yang selalu ada dalam tiap kesusahan, kesedihan dan saat tergelap dalam hidup sekalipun. Figur ibu juga berperan bagi perkembangan mental serta emosional seseorang, karena ibu digambarkan sebagai sosok malaikat nyata dalam kehidupan manusia, kasih sayang dan kelemahlembutannya tak tergantikan apapun.
“Ibu tak pernah menghitung berapa banyak yang sudah diberikan kepada kita, apakah itu harta, waktu, perhatian, pengorbanan, tenaga, bahkan bila perlu nyawa jadi taruhannya. Segalanya diberikan dengan penuh ketulusan, yang penting anak-anaknya sehat dan selamat. Apalagi ada pepatah dibalik sukses seorang suami pasti ada istri atau ibu yang hebat, artinya ungkapan tersebut menyatakan pentingnya peranan ibu bagi kita semua,” beber Walikota.
Sudah sewajarnya tambah Louhenapessy, seorang suami mengasihi istrinya. Juga tidaklah salah jika suami yang baik pasti memperhatikan segala kebutuhan istrinya termasuk kesehatannya. “Jika direnungkan bagaimana susah dan sengsaranya seorang ibu menjalani hidup untuk membesarkan buah hatinya, walaupun diperhadapakn dengan sifat anak-anak yang suka maraju, babengkeng, tingkai, namun ibu tetap sabar menghadapi semuanya. Kasih sayang ibu kekal untuk anak-anaknya, apalagi terasa bahagia dan bangganya seorang ibu ketika anak-anaknya berhasil dalam hidup,” ungkap Walikota.
Turut hadiri kegiatan GSI, Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Sekertaris kota Ambon A.G. Latuheru, Kasubid teknologi dan permodalan kelompok BKKBN Republik Indonesia, Ikbal Apriansa, Plt Kepala perwakilan BKKBN provinsi Maluku, asisten dan staf ahli, ketua darmawanita kota Ambon dan ketua PKK kota Ambon. (MR-02)











Comment