by

Tunggu SK, Operasi Angkot Tanpa Shift & Perampingan Trayek Jalan Bersamaan

AMBON,MRNews.com,- Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ambon untuk menormalkan operasional Angkutan Kota (Angkot) tanpa shift pasca Lebaran Idul Fitri masih tertunda, karena bakal jalan bersamaan dengan perampingan trayek.

“Operasi kendaraan umum tidak menggunakan sistem shift A dan B akan berbarengan dengan perampingan trayek,” tandas Kepala Dishub Kota Ambon Robby Sapulette kepada awak media di Balaikota, Senin (23/5/22).

Dikatakan Sapulette, draft Surat Keputusan (SK) terkait perampingan atau perubahan trayek Angkot di Kota Ambon sudah pihaknya siapkan dan telah ada di Bagian Hukum, tinggal diteken Kepala Daerah dalam hal ini Walikota.

“Seharusnya SK itu mesti diteken oleh mantan Walikota Ambon Richard Louhenapessy. Tapi karena ada peristiwa yang menimpa beliau beberapa waktu, sehingga belum sempat menandatangani SK tersebut,” tukas Sapulette.

Karena itu, sambung Sapulette, pihaknya harus menunggu pengangkatan Penjabat Walikota Ambon yang baru akan dilantik masuk, baru diupayakan segera diteken SK perampingan atau perubahan trayek.

“Nah kalau SK sudah diteken beliau (Penjabat Walikota-red), barulah bisa terjadi perampingan dan pengaturan arus trayek yang baru sekaligus dengan operasi kendaraan secara umum tanpa adanya sistem shift. Jadi dia satu paket,” urainya.

Implementasi di lapangannya nanti sendiri tambah mantan Sekdis PUPR Kota Ambon itu, perlu dibentuknya tim bersama antara Dinas Perhubungan dengan Satlantas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease.

Sehingga jalur-jalur yang sudah atur berdasarkan perampingan trayek itu, petugas harus mengendalikan mereka paling kurang selama satu Minggu, supaya secara normal mereka bisa beroperasi sesuai jalurnya.

“Jadi sesuai hasil analisa dan evaluasi akhir, dari 64 trayek Angkot yang ada di Ambon, akan kita rampingkan menjadi hanya sekitar 40-an trayek saja, 42 kalau tidak salah. Seperti trayek Galala, Lateri, Halong, Passo, hanya nantinya jadi satu trayek yaitu trayek Passo. Itu salah satu perampingan,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed