AMBON,MRNews.com,- Politisi Golkar Ely Toisuta dan politisi PDI Perjuangan James R Maatita dipercayakan menjadi pimpinan sementara DPRD kota Ambon yakni sebagai ketua dan wakil ketua sebagaiman urutan Parpol pemenang Pileg 2019. Ini terjadi setelah dari kedua partai itu menyampaikan usulan nama dan belum adanya penetapan pimpinan DPRD defenitif. Sehingga keduanya akan memimpin hingga nantinya pimpinan yang baru telah ada.
Komposisi pimpinan sidang sementara DPRD kota Ambon itu pun dibacakan oleh sekretaris DPRD Elkyopas Silooy saat sidang paripurna istimewa DPRD dalam rangka pengucapan sumpah/janji anggota DPRD kota Ambon masa jabatan 2019-2024 di Baileo Rakyat DPRD, Rabu (11/9/19).
Dengan pengumuman nomor 172.2/252/DPRD sebagaimana surat DPD Golkar kota Ambon nomor B-56/DPD-PG/KA/IX/2019 tanggal 9 September 2019 tentang penyampaian nama pimpinan sementara dan surat DPC PDI Perjuangan kota Ambon nomor 03.29/IN/DPC/IX/2019 tanggal 10 September 2019 tentang pemberitahuan nama pimpinan sementara DPRD kota Ambon sampai adanya penetapan pimpinan DPRD.
Kepada awak media usai paripurna, pimpinan sementara DPRD Ely Toisutta berharap, semua stakeholder terutama pemangku kepentingan yang ada di pemerintah untuk selalu bekerja dengan tulus, ikhlas tanpa mengandalkan sesuatu yang lebih untuk mensejahterakan seluruh masyarakat kota Ambon dan terutama untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti korupsi tentu sangat perlu dihindari.
“Kita akan bertugas sampai pimpinan defenitif ditetapkan partai dan diusulkan ke DPRD dan ditetapkan oleh SK Gubernur. Pimpinan sementara ini tetap menjalankan amanat Undang-undang untuk pembentukan fraksi, tata tertib (Tatib) DPRD dan alat-alat kelengkapan lainnya, serta pembahasan APBD sembari menunggu. Istilahnya menunggu sampai sudah penetapan tapi sambil jalan. Tugasnya hampir sama dengan pimpinan defenitif, tapi sifatnya sementara,” ujar Ely.
Terhadap sejumlah harapan Gubernur dan Walikota kepada 35 anggota DPRD yang baru, Ely mengaku, semuanya sangat baik. Sebab ini amanat rakyat kota Ambon yang menitipkan suaranya, maka wakil rakyat kedepan dapat bekerja lebih maksimal lagi menutupi segala kekurangan-kekurangan di periode lalu.
“Periode lalu tidak kalah solid dan produktif serta memiliki prestasi yang baik hingga hasilkan 72 Perda bagi kota Ambon. Itu harus jadi stimulus lima tahun kedepan untuk lebih tingkatkan kerja,” demikian bendahara DPD Golkar kota Ambon. (MR-02)







Comment