by

Tim SFV Koordinasi Bangun Poka Desa Perikanan Cerdas di Ambon

AMBON,MRNews.com,- Tim Visitasi Smart Fisheries Village (SFV) Desa Poka melakukan kunjungan ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo-Sandi) Kota Ambon.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kominfo, Ronald Lekransy menerima tim SFV dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Command Center lantai IV, Balaikota Ambon, Kamis (22/6/23).

Lekransy katakan, kegiatan ini melibatkan tim dari Badan Riset dan SDM Kementerian Kelautan (KKP) dan Badan Pelatihan Penyuluhan Perikanan Ambon guna menyampaikan konsep Membangun Desa Perikanan Cerdas yang merupakan bagian dari konsep besar negara menuju Indonesia Maju 2045, maka fokus Kominfo dari tingkat pusat sampai Kabupaten/kota ialah transformasi digital.

Visitasi ini menjadi sarana tukar informasi untuk memperkaya khazanah berpikir Dinas Kominfo, tetapi juga tim visitasi untuk sama–sama membangun konsep strategis dalam menopang Desa Perikanan Cerdas yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Penerapan teknologi informasi, serta manajemen tepat guna menjadi pilihan dalam meningkatkan ekonomi masyarkat saat ini,” jelasnya.

Karena itu Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus berbenah untuk bisa melakukan trasformasi digital dalam upaya optimalisasi pelayanan publik di Ambon dalam menopang program kebijakan prioritas Pj. Walikota Ambon tahun 2023 – 2024 melalui upaya inovasi dan digitalisasi pelayanan.

Lekransy menyebutkan, hal itu telah dimulai dengan menyiapkan infrastruktur jaringan (Fiber Optik) secara merata hingga tingkat desa/negeri.

Kemudian menyiapkan Free Hotspot (penyediaan WIFI gratis), kemudahan perijinan, pemberian rasa aman, sistem pengaduan terintegrasi (Omni Channel), kemudahan memperoleh perijinan melalui OSS maupun SIMANTAP, serta Ambon Satu Akses (ASA) atau yang dikenal dengan Ambon Access dalam mendukung Smart Publick Service dan Smart Officer service.

“Diharapkan ini dapat membantu upaya digitalisasi pasar, modernisasi pasar yang efektif dan efisien, serta peningkatan layanan dan upaya pelayanan publik lain yang terintegrasi,” ulasnya.

Sementara Risnafiah staf BRSDM katakan, point penting dari mewujudkan desa perikanan cerdas dimana kunjungan ini guna menginisiasi kerjasama, koordinasi, serta kolaborasi.

“Kami harapkan di tahun ini bukan saja sebatas koordinasi tetapi sudah ada aplikasi teknis, entah berupa ruang publik dengan akses internet gratis di Desa Poka, atau mungkin aplikasi pemasaran produk perikanan atau untuk aplikasi sarana produksi melalui internet,” harapnya.

Sementara Ketua Pokja Penyuluhan, Balai Pelatihan Penyuluhan Perikanan (BP3) Ina Sopahelawakan berharap, lewat pertemuan dan koordinasi dengan Diskominfo ini, dapat mengimplementasikan MoU yang telah diteken antara KKP melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) beberapa waktu lalu.

“Siapa tahu di tahun ini kita mendapatkan dukungan dari Kominfo untuk mendapat spot-spot WiFi di Desa Poka, khususnya di lokus pengembangan perikanan dan wisata,” harapnya. (MR-02/MC)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed