by

Tertibkan Lalin & Parkir, Satlantas-Dishub Kerahkan Semua Personil

AMBON,MRNews.com,- Untuk melakukan penertiban terhadap arus lalu lintas (Lalin) dan perparkiran liar selama pelaksanaan pesta paduan suara gerejani (Pesparani) Katholik nasional pertama di Kota Ambon, Provinsi Maluku, 27 Oktober-02 November 2018, Satlantas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku dan Dishub Kota Ambon menurunkan semua personilnya ke lapangan untuk maksud kelancaran event tersebut.

“Kalau Kasatlantas mengerahkan seluruh personilnya, maka semua kekuatan personil Dishub Maluku juga demikian tanpa kecuali. Karena kita semua all out untuk suksesnya Pesparani. Hukumnya wajib. Saya sudah bilang seluruh pegawai, itu hukumnya wajib. Dibawa kemana saja harus siap. Kita pegawai ada 103 orang dan semua dikerahkan mulai hari ini hingga H+2 Pesparani. Sudah wajib lah,” tandas Kepala Dishub Maluku, Frangky Papilaya kepada awak media di kantornya, Kamis (25/10/18).

Sementara Kasatlantas Polres Pulau Ambon dan P.p Lease, Iptu Fiat Ari Shuada mengaku, semua personilnya juga dikerahkan, mulai dari pengamanan jalur dan di tempat menginap kontingen dengan total 909 personil, untuk petugas lalu lintas sendiri 79 personil. Tentu kekuatan full ini, dengan tujuan memastikan arus Lalin dan akses transportasi kontingen khususnya berjalan baik dan lancar.

Pelaksana tugas Kadishub Kota Ambon, Robby Sapulette pun memastikan kekuatan personilnya juga diterjunkan ke lapangan, sebanyak 104 orang yang ditempatkan di titik-titik pengamanan khusus saat pembukaan dan penutupan Pesparani. Sedangkan, saat lomba dari tanggal 28 Oktober akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Selain itu, mengantisipasi kemacetan H-2 dan selama Pesparani terutama saat pembukaan, ketiga elemen itu lanjut Papilaya, telah bersiaga mulai Kamis, (25/10/18) dan melakukan pengalihan arus Lalin pada sejumlah ruas jalan dan penutupan jalan-jalan utama di sekitar arena pembukaan, Lapangan Merdeka.

“Mulai sore ini. Memang jalan tidak tutup semuanya, hanya untuk memperlancar gladi resik, karena peserta bergerak dari Katedral pawai menuju lapangan merdeka untuk gladi. Ruas jalan yang dialihkan dan dibebaskan larangan parkir yakni seputaran lapangan merdeka, jalan A.Y Patty, Jalan Pattimura, Jalan Antony Rheebok, sebagaian ruas jalan Sultan Hairun. Tujuannya guna mencegah penumpukan agar tidak terjadi kemacetan.

Selain itu, tambah Papilaya, Dishub telah menyiapkan sejumlah mobil bus bantuan Kemenhub untuk mengantar para kontingen sejak penjemputan, menginap hingga kembali. “Sebanyak 234 mobil terdiri dari kendaraan besar, inova, hingga bus Damri untuk penjemputan tamu. Diharapkan dengan pelayanan dari Dishub ini, maka tamu-tamu undangan dari 34 kontingen di seluruh Indonesia dapat terlayani dengan baik dari segi sarana transportasi,” tutup mantan penjabat Walikota Ambon itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed