by

Terima Walikota Vlissingen, DPRD Harap Kerjasama Ditingkatkan

AMBON,MRNews.com,- Tiga pimpinan DPRD Kota Ambon, James Maatita, Ely Toisuta dan Rustam Latupono bersama anggota DPRD beserta sekretaris dewan, Elkyopas Silooy dan stafnya berkesempatan menerima Walikota Vlissingen, Bass van den Tilaar dan rombongan dalam kunjungan ke kota Ambon di ruang rapat paripurna, Kamis (18/10/18).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPRD Kota Ambon James Maatita berharap sejumlah kerjasama yang sudah terjalin terutama di bidang kesehatan dapat terus ditingkatkan agar semakin lebih baik. Hal itu telah terlihat dengan peningkatan status klinik kesehatan mata Ambon-Vlissingen menjadi balai. Tentu, peningkatan kapasitas dokter dan perawat sangat diperlukan, terutama ketersediaan sarana prasarana harus memadai, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. Selain kesehatan, kerjasama di bidang pendidikan perlu digalakkan dengan program pertukaran pelajar/siswa serta air bersih.

“Terutama air bersih, kita harap ini bisa disikapi segera Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terhadap MoU yang telah diteken dengan perusahaan di Vlissingen. Karena di Ambon, masih sulitnya masyarakat terutama di wilayah pegunungan untuk mendapatkan air bersih. Walikota dapat terus membangun komunikasi dengan Vlissingen, untuk project air bersih segera direalisasi, serta juga pendidikan. Terlepas dari itu, DPRD apresiasi kerjasama yang dilakukan selama 5 tahun antara Ambon-Vlissingen,” kata Maatita.

Sementara itu, Walikota Vlissingen, Bass van den Tilaar mengaku, kemungkinan kerjasama lain sangat terbuka dengan Kota Ambon, tetapi yang sementara ini difokuskan adalah bidang kesehatan. Dan project kesehatan sejauh kerjasama terjalin selama lima tahun, berjalan dengan baik. Apalagi dengan Child Care Project yang juga telah dicanangkan beberapa hari lalu dan akan terimplementasi beberapa waktu kedepan, itu bagian dari peningkatan kerjasama. “Untuk pendidikan, air bersih sesuai yang diharapkan DPRD, bisa saja dan menjadi pertimbangan nantinya, tapi fokus saat ini di kesehatan,” jelasnya.

Sedangkan, direktur penghubung Ambon-Vlissingen Foundation, Bob Latuheru mengungkapkan, setelah berjumpa dengan pengusaha-pengusaha Ambon terutama di bidang perikanan dan pihaknya berinisiatif mengundang pengusaha perikanan dan lainnya untuk nantinya ke Vlissingen dalam beberapa waktu kedepan mengikuti konferensi perdagangan dan berjumpa dengan pengusaha Eropa, guna mengetahui pula managemen air bersih yang bisa dikembangkan kedepan di Ambon.

“Kerjasama di bidang air bersih bisa saja. Saya sudah paparkan teknik untuk membuat air bersih/air minum dari air laut/kali itu tekniknya usang, biasa di Vlissingen. Kami buat air minum dari air kotor, lalu dibuat bersih dan bisa minum. Sebenarnya tekniknya sudah ada, sekarang harus cari jalan kerjasama dan ada dana buat lakukan di Ambon. Kalau ada air bersih keluar dari kran, itu botol-botol air minum tidak bisa lagi dipakai. Tapi soal MoU Pemkot Ambon dan pengusaha Vlissingen, saya tidak tahu. Tergantung keduanya bagaimana, kita siap support,” jelasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed