AMBON,MRNews.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Janjte Wenno mengecam pihak ketiga penyedia jasa pelayanan makanan bagi SMA Siwalima Ambon.
Anggaran yang digelontorkan bagi pihak ketiga ini sebesar Rp 3,8 miliar, namun kualitas yang disajikan berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan.
Ironisnya, makanan yang disajikan dikabarkan sudah tak layak konsumsi alias basi.
Demikian penuturan Wenno menanggapi kasus keracunan massal SMA Siwalima Ambon saat dihubungi media ini, Minggu (20/11).
“Ini merupakan kelalaian, yang berakibat jatuh korban. Apakah dengan anggaran sebesar itu makannya sudah sesuai, info yang kami terima makanan sudah basi, sama sekali tidak layak konsumsi,” kesal Legislator Dapil Kota Ambon ini.
Ia mengatakan, polisi harus bergerak cepat menyelidiki kasus keracunan itu lewat sampel yang telah diuji di laboratorium forensik apakah ada kelalaian dari penanggungjawab makanan disana.
“Belum lagi makanan yang disajikan tidak sesuai dengan standar asupan gizi, padahal ini merupakan salah satu sekolah bonafit,” kata mantan Wakil Ketua DPRD kota Ambon itu.
Menurut Wenno, seharusnya dapat diantisipasi pihak ketiga dengan memberi layanan dan kualitas makanan yang baik, kalau sudah begini pasti main tuding.
Politisi Perindo tersebut berharap, kejadian ini kiranya menjadi pelajaran dan kedepannya ada upaya antisipatif dari pihak ketiga maupun pihak sekolah.
“Kami himbau, koordinasi dan jalin kerjasama yang baik dengan pihak kesehatan agar asupan gizi bisa terjaga, serta kedepannya tidak terjadi hal demikian,” pungkas politisi yang dijagokan maju calon Walikota Ambon tersebut. (MR-03)











Comment