AMBON,MRNews.com,- Tak saja angkutan kota (Angkot), dinas perhubungan (Dishub) kota Ambon juga diminta terapkan sistem shift pada mobil atau angkutan pribadi pada tahun depan sesuai rencana dan hasil kajian nantinya pasca pandemi Covid-19.
Wakil ketua komisi III DPRD kota Ambon Gunawan Mochtar mengaku, ruas jalan yang sempit dengan kendaraan tiap tahun makin bertambah sehingga rencana/solusi yang ditawarkan Dishub untuk kebijakan sistem shift bagi Angkot ditahun depan sangat brilian karena itu terjadi juga di kota besar.
“Intinya sistem shift bagi Angkot sangat bagus. Sebab tidak berpengaruh sama pendapatan pengemudi, yang mana pasti jam istirahat mereka juga terjaga dengan baik,” kata Gunawan kepada awak media di Baileo Rakyat DPRD, Jumat (27/11).
Selain itu dia meminta, juga harus setop pengeluaran izin bagi Angkot. Setidaknya paling banyak 4-5 mobil, sebab yang terjadi ada izin dikeluarkan hingga 15 mobil.
“Saya rasa pemilik mobil selama 5 tahun pasti modalnya sudah balik. Jadi jangan ada bahasa pemilik atau sopir rugi, saya tidak percaya. Intinya kebijakan shift untuk Angkot sangat baik dan positif,” tandasnya.
Termasuk juga rencana penggabungan trayek yang satu kali akan dilakukan kajian tahun 2021 oleh Dishub baginya itu harus dan bagus.
“Tentu sangat mendukung apa yang dilakukan Dishub. Itu bagus sebab program itu pernah kita lihat di Jakarta dan berhasil mengurangi kemacetan,” ujar wakil ketua fraksi PKB.
Bahkan bukan saja Angkot, kendaraan pribadi juga harus ganjil genap atau shift berjalan sehingga sinkron, ada asas keseimbangan disitu. Pasalnya peningkatan kemacetan di Ambon karena adanya jumlah mobil pribadi tapi juga Angkot meningkat.
“Alangkah eloknya jika keduanya berjalan bersamaan. Kadishub juga harus mengambil kebijakan bahwa mobil yang sudah diatas 15 tahun sudah harus pemutihan dan tidak boleh dijadikan mobil angkutan umum lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kepala Dishub kota Ambon Robby Sapulette berencana sistem shift bagi Angkot yang sementara berjalan di PSBB transisi saat ini akan dipermanenkan di tahun depan guna mengurangi tingkat kemacetan, usai melalui kajian mendalam nanti. (MR-02)











Comment