Makassar,MRNews.com,- Karnaval dan Pawai Budaya dari Pemerintah Kota (Pemkot) se-Indonesia termasuk Kota Ambon menjadi salah satu rangkaian acara Rakernas XVI APEKSI 2023 di Pantai Losari, Kota Makassar, Kamis (13/7).
Karnaval ini memberi kesempatan kepada kota-kota yang menjadi anggota Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (APEKSI) untuk mengenalkan atau promosikan budaya daerah masing-masing.
Kota Ambon tampil mempesona di hadapan Walikota/Wakil Walikota se-Indonesia yang hadir dengan tetap mengusung branding City of Music.
Kabag Pemkot Ambon, Alfian Lewenussa mengaku, perwujudan dari ikon itu, Ambon tampil dengan tabuhan tifa, totobuang dan rebana, serta pakaian adat dari negeri Nusaniwe, Latuhalat, Hative Kecil dan Halong. Sedangkan peserta lain gunakan baju cele dan baniang.
“Untuk Kota Ambon sendiri tampil dengan ikon Ambon City of Music yang lebih menonjol karena dibranding oleh UNESCO, kemudian Ambon City of Peace dan Ambon City of Fish,” terangnya.
Tampilan baju adat dan baju tradisional dari kota Ambon semuanya bercampur menjadi satu, sehingga orang bisa melihat warna adat orang Ambon.

Dia berharap dengan karnaval dan pawai budaya ini, orang bisa lebih mengenal budaya kota Ambon dan bisa mengingatkan masyarakat Ambon untuk melestarikan budaya yang ada.
“Sebagaimana adat dan budaya kami orang Maluku, orang Ambon, adat budaya harus dilestarikan secara turun menurun. Sama halnya dengan kearifan lokal yang kita miliki menyangkut dengan baju adat istiadat dan baju khas, itu harus selalu dipakai pada event-event tertentu, seperti APEKSI,” jelasnya.
“Hal ini agar bisa diingat dan terus diikuti generasi penerus, sehingga kalau kita ada pada generasi yang namanya Gen Z ini mereka sekalipun modern tapi tidak meninggalkan kearifan lokal dan adat budaya Maluku. Itulah sumber kekuatan kita,” pungkas Lewenusa. (MR-02/MC)











Comment