AMBON,MRNews.com,- Kinerja Panitia Lokal pelaksanaan Kongers Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke XXX di kota Ambon yang akan berlangsung selama 9 hingga 14 Februari 20178 nanti sudah mencapai 75 persen.
Ketua Panitia Lokal Kongres HMI, M Tahir Wailisa mengatakan, Panitia Lokal bertugas mempersiapkan kebutuhan teknis seperti, tempat tinggal peserta, konsmusi, transportasi, tempat sidang Kongres, dan tempat sidang Musyawarah Nasional Kohati (Munasko).
“Alhamdulillah semua hal teknis sudah disiapkan hampir selesai, dan tinggal menunggu kedatangan peserta,” kata Wailisa kepada media ini di sekretariat Badan Koordiansi (Badko) HMI Maluku- Maluku Utara, Senin, (22/01/2018).
Tahir juga menjelaskan, dana untuk kongres secara totalitas berjumlah 5, 8 miliar yang bersumber dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku sebesar 4,3 miliar dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sebanyak 1,5 miliar.
Anggaran itu kata Tahir dikucurkan selama tiga tahap. Dimana tahap pertama, untuk Pemprov itu 1 miliar, dan tahap selanjutnya nanti disesuaikan. Sementara untuk Pemkot Ambon, sampai saat ini belum ada.
“Kami panitia masi bergerak dengan dana dari Pemprov. Mungkin Senin baru bisa dicairkan 1 miliar,” tukasnya.
Menurut Tahir, kendala Panitia Lokal saat ini terkait masalah anggaran. Ketika sudah ada kucuran anggaran sebagian persen dari pemprov, maka sedikit meringankan panitia untuk mengakomodasi kebutuhan pelaksanaan Kongres.
“Kendala kita saya kira sampai saat ini hanya soal anggaran. Karena setiap kegiatan sejak awal hingga kini, yang terkendala hanya soal anggaran, dan alhamdulillah sebagaian persen akan di cairkan nanti agar suapaya kita dapat bergerak untuk kebutuhan Kongres,” ujar Sekretaris Umum Badko HMI Maluku-Maluku Utara itu.
Ia berharap agar semua panitia lokal bekerja lebih progress dan efektif untuk menyukseskan Kongres. Dan lebih penting agar menginformasikan kepada masyarakat Maluku bahwa kongers HMI akan berjalan sukses.
Ditambahkan Tahir, pembukaan Kongres HMI ke XXX sendiri akan berlangsung selama 9–14 Februari di Auditorium Universitas Patimura. Kongres bertajuk tema ”Meneguhkan Kebangsaan Wujudkan Indonesia Berkeadilan” dan dipastikan akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. (MR-05)









Comment