AMBON,MRNews.com,- Ketersediaan stok kebutuhan pokok (Bapok) masyarakat seperti sembako akan tercukupi selama perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) bahkan hingga empat (4) bulan kedepan.
“Pemerintah telah siap memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru. Kami sudah meninjau langsung dan kondisi stok sembako tercukupi selama 4 bulan ke depan,” ungkap Kadis Perindag Maluku Yahya Kotta saat dialog publik yang digelar Polda Maluku terkait kesiapan menjelang Nataru di RRI Ambon, Jumat (15/12).
Pemda Maluku, lanjut Yahya, juga akan melaksanakan operasi pasar untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako maupun barang kebutuhan pokok lainnya.
“Untuk menyiapkan kestabilan sembako di pasaran jelang Natal dan Tahun baru itu merupakan tugas pokok kami Disperindag Maluku dan juga bersama pihak kepolisian dan stakeholder terkait,” katanya.
Ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Nataru, lanjut Yahya, sudah diantisipasi. Bahkan, Pemda Maluku selalu melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait mengenai masalah tersebut.
“Kami terus melakukan koordinasi untuk mengambil langkah-langkah seperti operasi pasar yang tujuannya untuk memastikan ketersediaan stok sembako dalam keadaan cukup walau memang saat ini ada beberapa bahan pokok yang harganya agak naik seperti cabai rawit,” ujarnya.
Meski harga cabai rawit mengalami sedikit kenaikan secara nasional, namun Yahya mengaku pihaknya masih bisa untuk mengatasinya. Bahkan, dirinya memastikan stok cabai rawit masih aman.
“Kalau untuk beras masih aman hingga 4 bulan ke depan, begitu juga untuk telur ayam, gula pasir dan bahan pokok lainnya kami pastikan masih aman saat Natal dan tahun baru nanti,” jelasnya.
Selain ketersediaan Bapok, kesiapan lain yang menjadi sorotan terkait keamanan. Kabag Ops Polresta Ambon Kompol Syarifuddin katakan, Polri telah siap untuk memberi rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Nasrani dalam merayakan Natal, 25 Desember 2023.
“Kami telah siapkan Operasi Lilin Salawaku yang didalamnya terdapat beberapa satgas yang akan bekerja sesuai fungsinya. Tujuannya untuk memberi rasa aman kepada umat Nasrani di kota Ambon saat merayakan Natal dan Tahun baru nanti,” ungkapnya.
Saat operasi Lilin Salawaku nanti, Polresta Ambon akan libatkan 1.703 personil pengamanan. Terdiri dari Polresta Ambon yang dibackup Polda Maluku, kemudian perbantuan dari Kodam XVI/Pattimura, Satpol PP, Perhubungan dan instansi terkait lainnya.
“Kami juga akan mendirikan beberapa pos yang diantaranya adalah pos pelayanan dan pos terpadu yang tujuannya untuk melayani masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Saat pengamanan malam Nataru, Kompol Syarifudin juga mengaku pihaknya akan lakukan rekayasa jalur lalu lintas. Tujuannya agar pelaksanaan ibadah maupun perayaan Natal dan Tahun baru berjalan aman dan lancar.
“Rekayasa jalur bertujuan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di ruas jalan tertentu sehingga dapat memberikan kenyamanan kepada umat Nasrani yang melaksanakan ibadah,” jelasnya.
Pihaknya kata Syarifudin menghimbau masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar selalu aman dan kondusif.
“Tidak melakukan hal-hal yang bersifat eforia saat perayaan Natal nanti tetapi lebih pada berkumpul bersama keluarga di rumah dan lakukan doa dan ibadah bersama keluarga,” ajaknya.
Selain keduanya, Senior Manager Pembangkit PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Nyoman Satriadi Rai, dan Ketua Sinode GPM Pdt. Elifas T. Maspaitella juga tampil sebagai pembicara pada dialog publik tersebut. (MR-02)











Comment