TUAL,MRNews.com,- Event pameran yang diikuti 11 Kabupaten/Kota turut menghiasi perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik ke-IV tingkat provinsi Maluku tahun 2022 di Kota Tual, Senin (26/9) hingga (28/9).
Pantauan media ini di Lapangan Lodar-El Kecamatan Dullah Selatan Kota Tual, lokasi pameran, dihari pertama, stand Kota Ambon paling banyak “diserbu” pengunjung yang datang dari berbagai kalangan baik remaja, pemuda hingga dewasa.
Pasalnya, warga yang datangi stand ibukota provinsi Maluku itu ingin mencari makanan dan minuman ringan buatan lokal khas Ambon, sembari menikmati alunan musik yang diputar.
Makanan dan minuman yang dipamerkan dan paling diburu yaitu sirup pala, sagu merah, sagu tumbuk, manisan pala, bagea, halua kenari, bumbu rujak, roti kering kenari, serut.
Warga yang berkunjung selain berbelanja di stand, akan nantinya mendapatkan buku saku petunjuk pariwisata Kota Ambon dan peta wilayah Kota Ambon secara gratis.

“Harga-harga produk lokal makanan dan minuman yang dipamerkan ini murah meriah, mudah dijangkau. Sebab kita tidak cari untuk untung. Besok juga akan ada rroti khas produksi Ambon karena paling banyak dicari,” tandas Koordinator Pameran Pesparani Kota Ambon, Yasmi Budiati.
Pihaknya kata Titin, sapaan akrab Yasmi, tidak menyangka stand pameran Kota Ambon paling banyak dikunjungi warga. Ini mungkin karena ada daya tarik tersendiri.
“Karena itu diharapkan akan lebih banyak lagi pengunjung yang datang sebab pameran dilakukan selama tiga hari. Kita tidak target berapa banyak orang, yang penting produk kita dikenal dan habis,” demikian Kabid PAUD di Disdik Kota Ambon itu.
Sementara salah satu pengunjung, Kamal akui tertarik kunjungi stand kota Ambon karena barang yang dipamerkan sangat menarik dan murah dari segi harga.
“Saya beli bagea, sagu, roti kering kenari dan jus pala. Sebab harganya mudah dijangkau. Ini akan saya bawa pulang untuk dicoba bersama keluarga,” ujar Yati, warga Kota Tual lainnya. (MR-02)











Comment