AMBON,MR.- Suhanto, Staf Ahli bidang Iklim usaha dan hubungan antar lembaga Kementerian Perdagangan RI turun langsung di kota Ambon dan melakukan pemantauan langsung pada sejumlah distributor di kota Ambon. Yakni UD. Gema Rejeki dan Gudang Bulog di Galala-Ambon (09/04) dengan tujuan mengecek secara langsung stok yang tersedia pada distributor menjelang hari-hari besar keagamaan.
Di Maluku saat ini sementara mengalami gelombang tinggi, namun tidak ada alasan bagi distributor beras dalam hal ini Bulog untuk menyupply beras ke daerah-daerah di Maluku.
“Kehadiran kita disini adalah turun menggandeng pelaku usaha setempat fan melihat secara langsung baverstok yang dimiliki distribitor di kota Ambon.
Tambahnya, Meskipun di Ambon saat ini, musim gelombang tinggi tetapi tidak ada alasan lantas beras tidak dapat terkirim lagi pada suatu daerah. Kita menyadari di kepulauan Maluku terdiri dari laut dan distribusi hanya dapat dilakukan melalui jalur laut. Sehingga kementerian perdagangan yang memiliki tanggungjawab dalam melihat kebutuhan barang pokok, kita akan perintahkan bulog untuk dapat menyiapkan itu.
“Jika bulog beralasan karena ombak, kita akan panggil kepala bulognya,untuk dapat melakukan antisipaalsi di pulau-pulau yang selama ini sering terjadi hambatan adanya cuaca buruk,” ucapnya.
Pihaknya datang sekaligus untuk melakukan Rakor dengan instansi terkait, sesuai arahan presiden untuk tidak tinggal di belakang meja tetapi harus turun ke pasar, semua provinsi tim turun dan melakukan koordinasi dengan seluruh pelaku usaha dan distributor termasuk bulog selaku BUMN yang ditugaskan sebagai pendistribusi bahan pokok. Dengan harapan, menjelang hari besar keagamaan tidak ada gejolak bahan pokok, bukan hanya beras tetapi gula, minyak goreng, daging, dan sembako lainnya.
Sementara menjelang idul fitri, harus aman dan pemerintah wajib hadir didalamnya. “Kami akan melihat persis sejauh mana harga dilapangan dan ketersediaan pada gudang baik milik bulog maupun swasta.
Lanjutnya, pertemuan akan dilanjutkan esok hari dengan turun ke pasar tradisional Mardika, dan sejumlah toko-toko besar di kota Ambon, selanjutnya dilakukan Rakor dengan semua instansi, pelaku usaha yang menjadi distribusi bahan pokok
“Ini sudah menjadi instruksi presiden, dimana tidak boleh ada gejolak harga, menjelang hari besar keagamaan, jadi tidak ada ada alasan, kalau ombak naik, ya sudah harus dikirim ke daerah- daerah sejak saat ini. (MR-06)









Comment