by

Sipahutar Kukuhkan Pengurus Granat Rayon Unpatti

-Maluku-1,998 views

AMBON,MRNews.com,- Ketua DPC Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Ambon, Ahmad Ilham Sipahutar melantik dan mengukuhkan Dewan Pimpinan Rayon Granat Universitas Pattimura periode 2018 – 2019 sebanyak 60 orang, dibawah kepemimpinan Burhanuddin Rumbouw sebagai ketua, Lazarus Kasanaborbir jadi sekretaris dan Novia Samloy selaku bendahara, di Aula Fakulta ISIP Unpatti Poka, Jumat, (12/10/18). Yang turut dihadiri Dekan Fisip Unpatti, Prof Toni D. Pariella, M.Si mewakili Rektor.

Dalam rilis yang diterima media ini, Senin (15/10/18), usai pengukuhan, Sipahutar menyatakan, P4GN tidak bisa dilakukan satu atau dua lembaga saja, apalagi akhir-akhir ini, kepercayaan masyarakat atas lembaga yang ada semakin turun, dengan adanya beberapa kasus yang melibatkan oknum – oknum aparat penegak hukum, serta kejadian luar biasa lainnya. Untuk itu, Granat Kota Ambon telah mencoba menginisiasi Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku, Polres Pulau Ambon dan Pemkot Ambon, namun belum mampu mewujudkannya.

“Semoga kedepan segera terwujud. Karena masih saja ada ego kelembagaan dan oknum tertentu yang memonopoli, menghambat dan menjatuhkan kredibilitas diantara sesama, untuk mendorong partisipasi masyarakat lebih luas dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” tandas Sipahutar.

Padahal, menurut Sipahutar, tujuannya untuk kerjasama dan sinergitas dalam gerakan secara nasional keluarga Indonesia demi mewujudkan keluarga Indonesia Bebas Narkoba. Dimana kegiatan ini agenda rutin konsolidasi organisasi guna membangun jejaring Granat untuk perangi narkoba. Sehingga Granat akan membentuk Rayon di semua kampus dan sekolah yang ada di Kota Ambon nantinya.

“Melalui MoU ini nantinya, upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), seperti diseminasi informasi dan advokasi di bidang P4GN, pelaksanaan pemeriksaan tes uji  narkoba, pemberian informasi tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, pendidikan, pelatihan, pemberdayaan, dan peningkatan peran serta sebagai penggiat anti narkoba,dan pemberdayaan rumah keluarga Indonesia akan lebih massif, dikeroyok bersama,” kata politisi Golkar itu.

Sementara Dekan Fisip Unpatti, Prof Toni Pariella yang mewakili Rektor yang hadir sekaligus membuka rapat kerja DPR Granat Unpatti menyambut baik kehadiran Granat di Unpatti, dan berharap kedepan bisa sinergis secara kelembagaan dalam peran dan fungsinya mengawal program P4GN di kampus. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba yang terjadi di masyarakat, termasuk warga kampus rentan terlibat (dosen, pegawai dan mahasiswa), sehingga memerlukan keterlibatan banyak pihak dalam upaya mengurangi penyebarannya, termasuk mahasiswa sebagai agen intelektual muda.

Sedangkan, Ketua DPR Granat Unpatti Burhanuddin Rumbouw, mengaku pengurus Granat Unpatti harus memiliki ketertarikan dan memahami kondisi yang kini terjadi akibat penyalahgunaan narkoba semakin parah, dimana korban setiap tahun meningkat dengan dampak terburuk alami kematian bila over dosis. Didalamnya generasi penerus bangsa, sehingga mempunyai daya tangkal atas segala bentuk penyimpangan perilaku termasuk ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sesuai program pemerintah lewat P4GN demi terciptanya lingkungan pendidikan bersih narkoba. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed