AMBON,MRNews.com,- Anthonius Sihaloho, Femmy Sahetapy dan Tammat. R Talaohu resmi menjadi pejabat baru di Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya Provinsi Maluku. Hal itu terjadi setelah ketiganya melakukan serah terima tugas dari pejabat yang lama di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (21/9/18). Acara tersebut turut dihadiri Ketua Komisi C DPRD Maluku, Anos Yermias.
Dalam kesempatan tersebut, Sihaloho yang juga mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku, ditunjuk Gubernur Maluku sebagai Direktur Utama menggantikan pimpinan sebelumnya, Afras Pattisahusiwa. Sementara Femmy Sahetapy, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, didapuk menjadi Ketua Dewan Pengawas menggantikan Rury Moenandar, pejabat sebelumnya.
Sedangkan jabatan Direktur Pemasaran /Operasional yang ditinggalkan Jantje Wenno dipercayakan kepada Tammat. R Talaohu. Wenno diganti karena mengundurkan diri guna maju mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Provinsi Maluku. Untuk posisi direktur dan anggota dewan pengawas lainnya tidak mengalami pergantian dan masih tetap diisi oleh pejabat yang lama.
Gubernur Maluku, Said Assagaff melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Halim Daties dalam sambutannya saat acara serah terima jabatan pun berharap PD Panca Karya bisa memberikan kontribusi lebih bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Saya berharap serah terima jabatan ini menjadi langkah strategis yang arahnya ditujukan kepada penguatan kapasitas dan kapabilitas kepemimpinan, manager dan staf, sehingga kedepan akan menjadi salah satu perusahaan daerah yang dapat memberikan kontribusi yang baik bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” harap Gubernur.
Dalam sebuah organisasi seperti PD Panca Karya, diakui Gubernur, pergantian pimpinan sebagai hal lumrah dalam mekanisme suatu perusahaan dan juga bagian dari upaya peningkatan akselerasi dan kinerja organisasi untuk merespon berbagai tuntutan lingkungan, strategi dari sejumlah harapan yang berkembang di masyarakat, dan sudah tentu guna peningkatan kinerja dari perusahaan itu sendiri.
“Alih tugas jabatan ini, selain merupakan respon dari panggilan tugas, bakti sebagai wujud pengabdian pada masyarakat dan daerah, juga dimaksudkan agar ada penyegaran, sehingga tugas dan pelayanan di PD Panca Karya bisa berlangsung lebih efektif dan efisien. Dalam dimensi ini, maka penyelenggaraan tugas pengabdian, harus ditopang oleh karakter kepimpinan yang efektif, handal dan berdaya saing serta melayani terutama dalam hal mengelola PD Panca Karya,” tuturnya. (MR-02)











Comment