AMBON,MRNews.com,- Pemilihan Presiden-Wakil Presiden dan legislatif sangat amat penting bagi kelanjutan bangsa dan negara Indonesia. Karena itu, pemerintah kota (Pemkot) sangat serius untuk mempersiapkan diri guna menyambut peristiwa politik lima tahunan itu. Dimana sebelumnya telah persiapkan ketua RT/RW dan sekarang Pemkot kumpul 1.862 petugas satuan perlindungan masyarakat (Sat-Linmas) se-Kota Ambon guna mensukseskan Pemilu di Kota Ambon 17 April mendatang.
“Kita tahu Pilpres dan Pileg ini sangat amat penting, untuk kelanjutan bangsa dan negara kita. Karenanya, Pemkot sangat-sangat serius mempersiapkan diri, menyambut peristiwan politik ini. Ketua RT/RW kita siapkan, maka Sat-Linmas juga kita bekali karena mereka yang nanti akan bertugas untuk menjaga dan mengamankan 931 TPS di kota Ambon saat Pemilu,” ujar Walikota Ambon, Richard Louhenapessy usai pertemuan dengan petugas Sat-Linmas di hall MCM, Senin (8/4/19).
Dalam pertemuan itu, kata Walikota, Pemkot bekerjasama dengan komisi pemilihan umum (KPU) Kota Ambon lewat kehadiran ketua KPU, M. Sedek Fuad, yang juga menyiapkan anggota Sat-Linmas dengan memberikan pengetahuan-pengetahuan praktis soal Pemilu terutama berkaitan tugas Sat-Linmas yang harus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat serta TPS terjaga selama proses pemungutan hingga perhitungan suara berlangsung.
Pemkot juga tambahnya, memberikan motivasi kepada 1.862 petugas Sat-Linmas itu bagaimana pentingnya peranan mereka untuk bersama-sama membangun kota ini lewat fungsi-fungsi mereka.
“Ketua KPU mengedukasi bagaimana fungsi, peranan dan tanggungjawab mereka sehingga pada saat mereka melaksanakan tanggungjawab, mereka tidak membuat hal-hal yang bertentangan dengan aturan ataupun juga berdampak terhadap instabilitas di TPS-TPS itu. Itu intinya dari proses yang dilakukan dengan semua Sat-Linmas,” terang Louhenapessy.
Meskipun Sat-Linmas ini tenaga volunter yang bekerja sukarela, namun kata dia, Pemkot berupaya membantu mereka paling tidak memiliki seragam di tahun-tahun kedepan. Sebab ketika itu diusulkan, DPRD merasa belum terlalu penting. “Yah sudah, nanti kita usulkan berikut lagi. Mungkin ada hal lebih penting lagi menurut DPRD. Nanti kita usulkan lagi. Tapi paling tidak mereka harus mendapat pakaian seragam Linmas,” kuncinya. (MR-02)








Comment