AMBON,MRNews.Id.- General Manager Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, mengatakan melalui program edukasi “School Goes to Airport”, siswa SD 59 Tawiri, diajak menjelajahi fasilitas bandara dan melihat langsung bagaimana sebuah bandara udara beroperasi dengan mengutamakan kenyamanan dan keamanan penumpang.
Siswa diajak untuk melewati tahapan saat memasuki area bandara dari pemeriksaan keamanan, raut wajah tegang anak-anak kembali ceria saat menyusuri area ruang tunggu keberangkatan di Gate 1 dan Gate 2. Di area ini, para siswa diedukasi mengenai bagaimana proses penumpang menunggu panggilan keberangkatan sebelum diarahkan masuk ke dalam pesawat (boarding).
Setelah dari ruang tunggu, siswa-siswi kemudian diajak naik ke area anjungan. Di area inilah para siswa tampak paling antusias karena dapat melihat langsung pesawat yang terparkir di apron dari balik kaca besar. Tidak hanya itu, mereka juga membuktikan sendiri bahwa bandara memiliki fasilitas yang sangat ramah untuk semua kalangan. Anak-anak diperkenalkan dengan berbagai tenant kuliner, area working space (ruang kerja bagi penumpang yang ingin membuka laptop), game station, fasilitas toilet yang bersih, hingga musala yang nyaman untuk beribadah. Kebahagiaan mereka semakin bertambah saat menjumpai Kids Station, sebuah area bermain anak yang disediakan secara khusus oleh pihak Bandara Pattimura agar para penumpang kecil tidak merasa bosan selama menunggu waktu penerbangan.
Mengakhiri Petualangan di Ruang Kedatangan tur edukatif yang penuh keceriaan ini diakhiri dengan menyusuri rute menuju Ruang Kedatangan (Arrival Hall), tempat di mana penumpang dari luar kota mengambil bagasi mereka dan disambut oleh keluarga tercinta.
Kehadiran siswa-siswi SD 59 Tawiri di Bandara internasional Pattimura Ambon memberikan nuansa kenyamanan bagi penumpang kategori usia anak-anak. (**)








Comment