AMBON,MRNews.com – Kasus gigitan anjing rabies di Kota Ambon meningkat signifikan, terpantau sebanyak 30 warga menjadi korban.
Setelah sebelumnya hanya 13 kasus dengan enam orang dirawat di pusat kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Edisson Sarimanella Legislator Komisi I DPRD Maluku, dapil kota Ambon, Kamis (25/8) ikut bersuara.
“Perlu perhatian serius dan antisipatif dari dinas teknis terkait, baik Dinkes maupun Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan,” pinta Sarimanella.
Dikatakan, kasus ini merupakan sesuatu yang berbahaya, jika tidak diantisipasi secara cepat, dikhawatirkan akan menular lebih cepat korbannya pasti masyarakat atau individu yang terkena gigitan tersebut.
Jadi kata Sarimanella, tanggung jawab penuh harus diberikan ke instansi teknis terkait, untuk penyaluran vaksinasi kepada hewan peliharaan agar menekan laju penularan rabies, vaksinnya juga gratis tidak berbayar.
Politisi Hanura Maluku ini menyebutkan, Kebijakan Penjabat Walikota Ambon, Boudewin Wattimena sudah sangat tepat dengan menginstruksikan, komunikasikan dengan pihak Polresta dan Kodim jika ada yang berkeliaran untuk tembak mati di tempat anjing rabies, guna antisipasi penularan
Oleh karena itu, dirinya sangat berharap perhatian serius segera warga masyarakat kota Ambon.
“Kasus rabies ini bukan hanya tugas petugas kesehatan saja, tetapi seluruh pihak, Kita berharap masyarakat juga memahami, sehingga tidak timbul kasus baru lagi,” Ucap Ketua Bapemperda DPRD Maluku tersebut. (MR-03)









Comment