AMBON,MRNews.com,- “Menjadi miris bila kita melihat tujuan berbangsa lalu tak tersentuh pada salah satu wilayah kawasan Kepulauan Terselatan di Provinsi Maluku, Kabupaten MBD, Kecamatan Pulau Romang, yang mana sudah berjalan hampir lima (5) bulan ini tangan negara tidak mampu menyentuh pelayanan perhubungan laut lewat rute armada kapal perintis KM. Sabuk Nusantara. Atas kekecewaan itu, beta ingin gugah pemerintah dan DPR lewat surat terbuka yang beta buat,” ujar Ketua Forum Pemuda Kawasan Kepulauan Terselatan, Raendra Manaha dalam rilisnya kepada media ini, Minggu (3/2/19).
Berikut isi surat terbuka Manaha, yang juga dipublish di akun facebook miliknya:
Kepada Yth,
1. Presiden Joko Widodo
2. Pimpinan DPR- RI
3. Gubernur Provinsi Maluku
4. Pimpinan DPRD Provinsi Maluku
5. Kementrian Perhubungan RI
6. Dirjen Perhubungan Laut
7. Bupati Maluku Barat Daya (MBD)
8. Pimpinan DPRD kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)
Di_tempat.
Salam sejahtera.
Eksistensi bernegara di buktikan dengan instrumen pemerintah dalam melayani rakyat dan wilayahnya. Yang mana hal ini sesuai dengan Pembukaan dan batang tubuh UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai anak- anak yang berasal dari wilayah Kawasan Kepulauan Terselatan di Provinsi Maluku, Kabupaten MBD, saya pernah membuat surat terbuka di akun saya ini terkait hal ini juga, namun sampai hari ini tak pernah tereliasasi juga walaupun terbesit janji bahwa akan di lakukan perbaikan pelayanan jalur perhubungan laut kapal perintis kepada masyarakat kecamatan Pulau Romang.
Terasa terisolir dengan tidak adanya pelayanan dari pemerintah, menimbulkan kecurigaan bahwa mungkin pemerintah negara yang kita cintai ini masih acuh takacuh dengan penderitaan rakyat di wilayah ini. Terkait hal ini, saya mempertanyakan wibawa negara dalam memberikan perlindungan terkait pelayanan perhubungan laut yang baik untuk masyarakat di wilayah ini.
Saya mempertanyakan fungsi dan tujuan negara dalam melihat hal yang mungkin dianggap sepele oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten namum merupakan masalah yang sangat besar bagi masyarakat di wilayah ini.
Saya menggerakan sedikit dari kerelaan hati pemerintah untuk melihat tujuan masyarakat dan wilayah ini ada dalam keeksisannya bernegara di republik ini.
Saya menggerakan hati setiap anggotta legislatif dan calon anggota legislatif dari wilayah kabupaten MBD sampai DPR-RI untuk bisa bersuara bersama mengetuk kembali pintu hati pemerintah negara dalam melihat hak untuk mendapatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat di wilayah ini.
“Catatan untuk pemerintah bahwa masyarakat Pulau Romang masih tetap bagian dari NKRI, untuk itulah pelayanan yang prima dan terbaik pantaslah di terima oleh masyarakat di wilayah ini. Terima kasih. Kalwedo,” tutupnya. (MR-02)











Comment