AMBON,MRNews.Com.-Isu yang dihembuskan oknum-oknum tidak bertanggung jawab di mana telah terjadi pemotongan Alokasi Dana Desa sebesar 10 persen oleh Bupati Seram Bagian Barat Muhammad Yasin Payapo untuk mendukung suksesnya perhelatan Pesparawi Maluku 2017 di Piru adalah isu sesat dan tidak berdasar. Apa yang dihembuskan pihak-pihak tertentu tersebut hanya bertujuan menjatuhkan kredibilitas pribadi Payapo dan hendak mengacaukan pemerintahan di wilayah berjuluk Saka Mese Nusa itu.
’’Pemberitaan-pemberitaan miring pada beberapa media lokal tentang dugaan pemotongan ADD Kabupaten SBB oleh pak Bupati Yasin Payapo adalah isu tidak benar dan isu yang mengada-ada,’’ tepis Etus Riry, salah satu pemuka masyarakat SBB kepada media ini di Ambon, Selasa (30/10).
Riry menegaskan tak pernah ada pemotongan ADD bagi 92 desa di SBB untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Maluku di Piru, ibu kota SBB, pada akhir 2017 silam oleh Pemerintah Kabupaten SBB. ’’Yang benar bukan pemotongan tetapi pengurangan 10 persen dari dana desa yang ada di SBB, dan hal itu sudah sesuai dengan keterangan Sekda SBB, Pak Mansur Tuharea di Piru belum lama ini, bahwa tidak benar Bupati SBB potong 1,5 persen dari dana desa untuk Pesparawi,’’ bantah Riry yang pernah menjabat Ketua Consorsium Nusa Ina (CNI) SBB itu.
Riry menjelaskan kebijakan Bupati Payapo mengurangi dana ADD didasarkan pada penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati SBB Nomor:412.2/437/2018 tentang Pengurangan Dana Alokasi Dana Desa (ADD) SBB. ’’SK Bupati SBB itu tetap berpedoman pada Peraturan Presiden RI Nomor:86 Tahun 2017 tentang Rincian APBN. Dengan kata lain, dari Perpres itu, maka terbitlah SK Bupati SBB tersebut. Kebijakan Bupati SBB itu merupakan bagian dari rasionalisasi anggaran oleh Pemkab SBB,’’ jelas Riry.
Riry mengharapkan Bupati Payapo tidak mengubris isu-isu miring yang sengaja dihembuskan untuk mengganggu stabilitas pemerintahan di wilayah pecahan Kabupaten Maluku Tengah itu. ’’Saya mintakan pak Yasin Payapo tak boleh terlena dengan isu-isu miring soal pengurangan dana ADD, tetapi pak Yasin harus fokus pada kinerjanya dan fokus untuk menata birokrasi SBB sesuai visi dan misi bupati (SBB) terpilih,’’ anjur Riry.(MR-03).







Comment