AMBON,MRNews.com,- Setelah mengikuti pentahapan dan dinamika pengusulan penjabat Gubernur Maluku mulai dari pembukaan pendaftaran hingga diadakannya rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, proses itu akhirnya usai, Rabu (29/11).
Kepastian didapat setelah DPRD Maluku
berhasil kantongi tiga nama calon Penjabat Gubernur Maluku yang akan diusulkan ke Presiden melalui Mendagri yakni, Prof. Zainal Abidin Rahawarin (Rektor IAIN Ambon), Mayjen TNI Dominggus Pakel (Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi Badan Siber dan Sandi Negara), dan Jufri Rahman (Staf Ahli Menteri PAN-RB).
Berjalannya tahapan pengisian calon Pj Gubernur Maluku hingga hasilkan tiga nama sesuai perintah Mendagri terhadap daerah yang kepala daerahnya akan selesai masa jabatan pada Desember 2023 mendatang, termasuk Gubernur-wakil Gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno.
Artinya siapa dari ketiga nama tersebut atau yang lain untuk menjadi pengganti Murad Ismail dari Gubernur Maluku walau sifatnya sementara hingga satu tahun kedepan, tergantung di tangan Presiden Joko Widodo.
Menanggapi hal itu, akademisi muda Maluku dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Ambon, S Hamid Fakaubun, SH.,MH katakan, tiga nama yang akan diusul DPRD Maluku mereka adalah figur terbaik bangsa ini yang memiliki hak yang sama untuk menjadi Penjabat (Pj) Gubernur Maluku karena dijamin Undang-undang.
Namun menurutnya, ada beberapa indikator untuk seseorang menjadi pemimpin di Bumi Raja-raja, sebab karakteristik masyarakat Maluku berbeda dengan masyarakat lain di Nusantara.

“Kami menilai, yang layak menjadi Pj Gubernur Maluku yaitu Prof. Zainal Rahawarin. Selain kapasitas Rektor IAIN Ambon, beliau miliki sejuta pengalaman di bidang akademik maupun research baik itu skala lokal, nasional hingga Internasional,,” terang Fakaubun kepada media ini di Ambon, Rabu (29/11).
Selain itu, Prof Rahawarin juga akui Fakaubun, sudah banyak menghibahkan ide-ide, tenaganya untuk pembangunan daerah ini terutama di bidang pendidikan, keagamaan dan sosial.
“Kami dari akademisi muda Maluku memberi dukungan kepada pa Rektor untuk dipilih Presiden sebagai penjabat Gubernur Maluku karena sudah melakukan pengabdian nyata untuk masyarakat Maluku,” terang Fakaubun yang juga advokat itu.
Lebih lanjut kata dia, tak hanya memiliki pengalaman mumpuni di dunia akademik, Prof Rahawarin juga punya sederet pengalaman organisasi kemahasiswaan yaitu menjadi aktifis Pergerakan PMII hingga terakhir lantik menjadi salah satu Wakil Ketua Umum pada Pengurus Besar Nadatul Ulama (PBNU) periode 2022-2027.
“Kolaborasi pengalaman akademik, aktifitas pergerakan mahasiswa hingga didapuk pucuk pimpinan Ormas terbesar di Indonesia inilah membuat kami optimis ketika ditunjuk menjadi Pj Gubernur, beliau akan bawa perubahan buat masyarakat Maluku,” tutup Ketua OKK KNPI Maluku ini. (MR-02)











Comment