AMBON,MRNews.Com.- Haturkan rasa terimah kasih dan apresiasi Kapolda Maluku, Irjen Pol Andap Budi Revianto,kepada masyarakat Maluku dan seluruh stake holder di Maluku yang telah membantu Polda Maluku dalam menjaga situasi Kamtibmas pada Pilkada Maluku tahun 2018. mengingat kondisi Kamtibmas sebelum dan pasca pemungutan suara Pilkada Maluku tahun 2018 dalam kondisi aman dan kondusif. Sutuasi kondusif ini adalah berkat kerja sama yang baik diantara Polda Maluku yang didukung sepenuhnya oleh TNi,Pemerintah Daerah, Penyelenggara Pemilu dan Pengawas Pemilu serta segenap lapisan masyarakat termasuk berbagai Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda dan seluruh Stake Holder dan elemen lainnya diberikan apresiasi setinggi-tingginya,”Kata Kapolda Maluku, melalui Kabid Humas Polda Maluku,Kombes Pol Mohamad Roem Ohirat, kepada wartawan Kamis (5/7).
Ohirat mengatakan terkait melaksanakan pengamanan Pilkada tahun 2018 yang meliputi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara,serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual.
Dalam pelaksanaan pengamanan,sasaran pengamanan diarahkan pada ,seluruh masyarakat Maluku, utamanya para pemilih sebagaimana daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.149.900 yang terdiri dari jumlah pemilih laki-laki sebanyak 556.226 dan perempuan 583.724.Kelompok penyelenggara dan pengawas Pemilu lainnya,pasangan calon beserta keluarg.Tim Sukses dan masyarakat Maluku lainnya sehingga Pilkada Maluku tercinta dapat terwujud aman,lancar dan kondusif.
“kita melakukan pengamanan di beberapa lokasi seperti,pada 3.358 TPS,ke Kantor KPU baik Provinsi/Kota/Kabupaten,ke kantor Bawaslu/Panwaslu ,serta berbagai kegiatan lainnya, seperti pengamanan pada, 19 Pelabuhan laut, 11 Bandara,11 terminal,176 Bank dan 138 ATM,17 SPBU,Mall dan pusat perbelanjaan lain. Termasuk kantor pemerintahan dan swasta,tempat parkiran berpotensi terjadinya konflik dan terjadinya gangguan Kamtibmas ,bencana alam dan tempat-tempat lainnya,”rincinya
Mantan Wadir Reskrimum Polda Maluku itu, menjelaskan didalam mekanisme pengamanan juga dilakukan terhadap berbagai kegiatan masyarakat,baik pada proses pemungutan dan perhitungan suara ,termasuk berbagai kegiatan lainnya seperti saat berkendaraan dijalan raya,kegiatan pada pusat perbelanjaan,perkantoran serta kegiatan masyarakat yang berpotensi dapat menimbulkan konflik/ gangguan Kamtibmas dan kegiatan-jegiatan masyarakat lainnya.
Disamping itu pengamanan juga diarahkan pada barang seperti logistik Pemilu termasuk berbagai moda transportasi,alat-alat yang diduga akan dipergukanakn sebagai alat kejahatan,atau benda lainnya yang perlu mendapatkan perhatian pengamanan.
“Dalam tahapan penungutan suara perlu dilakukan pengamanan lanjutan mengingat dilaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) pada 7 TPS masing-masing: TPS 14 Ohoijang Watdek,Kecamatan Kei Kecil,Kabupaten Maluku Tenggara, TPS 1 Ohoider Tutu, Kecamatan Kei Kecil Barat,Kabupaten Maluku Tenggara,TPS 01 Desa Kelmury,Kecamatan Kelmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT),TPS 01 Desa Tunsai,Kecamatan Siwalata,Kabupaten SBT,TPS 01 Desa Rarat,Kecamatan Gorom Timur,Kabupaten SBT,TPS 25 Pilar Dusun bSehe,Desa Namlea,Kecamatan Namlea,Kabupaten Buru,TPS 3 Desa elfulle,Kecamatan Namrole,Kabupaten Buru Selatan,”Jelasnya.
Ditambahkan, setelah dilakukan pemungutan suara di TPS,terhadap 3.731 kotak suara sudah berada di PPK dalam keadaan aman dan lengkap. Selanjutnya kegiatan pengaman diarahkan untuk mengamankan penyelenggara Pemilu pada kegiatan rekapitulasi hasil perhitungan suara di Kecamatan (PPK) dan berbagai tahapan berikutnya.
“Jadi masih terdapat beberapa agenda Kamtibmas yang perlu kita sikapi.Kami berharap sepenuhnya adanya kerja sama yang baik diantara kita dalam menjaga dan mewujudkan Maluku yang kita cintai bersama,” Tutupnya. (MR-03).











Comment