JAYAPURA,MRNews.com,- Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (APEKSI) di Kota Jayapura, Rabu-Kamis (21-22 Juni 2023) telah tuntas dengan melahirkan lima (5) rekomendasi strategis.
Lima rekomendasi ini nantinya akan dibawa untuk dibahas di Kota Makasar-Provinsi Sulawesi Selatan pada saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Juli mendatang.
Kelima rekomendasi yaitu pertama; pembagian Dana Bagi Hasil (DBH). DBH Kabupaten/kota dan provinsi mengalami keterlambatan, sehingga ada upaya dari pengurus APEKSI untuk dapat disampaikan pada Rakernas di Makasar nanti agar DBH itu tepat waktu.
Kedua persoalan Tenaga Honorer harus dituntaskan, yang mana persoalan ini juga perlu disuarakan saat Rakernas, agar dapat menjawab keresahan tenaga honorer.
Ketiga; Dana Kelurahan. Rekomendasi ini sudah berkali-kali diperjuangkan pengurus APEKSI tetapi pelaksanaan di lapangan masih jauh dari harapan.
Keempat; terkait Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) 33 tahun 2020, tentang Standar Harga Satuan Regional yang mesti ditinjau kembali, serta Kelima; harus ada Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten/Kota di Kota-kota pemekaran di Papua.

Sebelumnya, saat pembukaan Rakerwil, Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Se-Indonesia (APEKSI) Pusat, Bima Arya Sugiarto mengharapkan apa yang dibicarakan di Rakerwil VI APEKSI dapat disampaikan saat Rakernas di Makassar.
“Izinkan saya menyampaikan harapan agar apa yang dibicarakan dan didiskusikan hari ini bisa kita bawa pada satu momen yaitu Rakernas nanti,” kata Walikota Bogor itu saat membuka Rakerwil Komwil VI APEKSI di Papua Youth Creative Hub, Rabu (21/6).
Hasil Rakenwil menurutnya, harus menyuarakan suara-suara kritis tentang tenaga honorer, menyampaikan keberatan tentang Dana Bagi Hasil (DBH), dan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) 33 tahun 2020.
“Mari kita suarakan suara kritis kita saat Rakernas nanti,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Dijelaskan, APEKSI fokus memperjuangkan dan melakukan advokasi dengan membangun sinergi dan kolaborasi, sehingga tidak ada lagi masanya yang maju itu hanya kota-kota di Jawa, dan tidak lagi zamanya yang berkembang pesat hanya kota di Sumatera.
“Mari kita bekerja keras agar masa depan Indonesia akan membawa kesejahteraan di indonesia timur. Semua kota harus sama majunya sama hebatnya sama bersihnya,” jelasnya
Di tempat yang sama, Ketua APEKSI (Komwil) VI, Capt H. Ali Ibrahim mengatakan tahun ini ada beberapa program yang akan berjalan, dan Rakerwil VI ini merupakan agenda tahunan. Dalam kegiatan ini diharapkan usulan APEKSI sudah ditetapkan.
“Pada Rakerwil ini beberapa agenda pokok yang akan dibahas bersama. Program tersebut adalah program kerja yang akan disampaikan saat Rakernas,” terangnya.
Sementara, Penjabat Walikota Jayapura Frans Pekey katakan, ini pertama kali pihaknya menyelenggarakan sebuah acara yang pertemukan para Walikota khususnya di wilayah Timur Indonesia.
“Tema yang diangkat dalam Rakenwil VI itu “Kolaborasi membangun Indonesia Timur” ini memiliki makna dan bangun daerah di wilayah timur,” tandas Pakey.
Diketahui, dalam Rakerwil VI APEKSI, Pj.Walikota Ambon Bodewin Wattimena didampingi Pj. Ketua TP-PKK Lisa Wattimena, Asisten Sekkot bidang Administrasi Umum, Rulien Purmiasa; Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Publik, Piet Saimima serta sejumlah Pimpinan OPD Pemkot Ambon. (MR-02/MC)










Comment