by

Rahakbauw : Jadi Pimpinan DPRD Mendatang, Harus Terukur & Sadar Diri

-Politik-1,046 views

AMBON,MRNews,com.- Ketua Bidang OKK DPD I Partai Golkar Maluku Richard Rahakbauw mengatakan, jika Partai Golkar akan menyampaikan pengusulan calon pimpinan di DPRD Maluku, kabupaten dan kota periode 2019-2024 asal Partai Golkar yang telah dilakukan oleh tim seleksi kepada DPP Partai Golkar yang akan dihadiri ketua bidang organisasi DPP Partai Golkar Taufik Hidayat.

“Kita akan berapat bersama hari Jumat (red- 30/8) untuk membicarakan usulan dan laporan tim terkait pimpinan di DPRD pada provinsi, kabupaten dan kota asal Partai Golkar untuk lima tahun mendatang” ujar Rahakbauw.

Menurutnya, pengusulan serta penempatan posisi pimpinan di DPRD harus dilakukan secara selektif, sehingga perlu menempatkan kader yang berkualitas dan teruji bukan karena suka atau tidak suka bahkan dilihat dari suku maupun agama. Sebab ujar Rahakbauw Partai Golkar adalah partai besar dengan kader yang teruji yang bisa mengembalikan marwah partai kedepan.

“Sehingga keputusan untuk memilih pimpinan tidak menjadi lelucon politik semata tapi benar-benar berkualitas terutama untuk kota Ambon. Karena kemenangan partai Golkar lima tahun mendatang di kota Ambon akan sangat ditentukan oleh siapa yang menjadi pimpinan di DPRD” kata Rahakbauw.

Urainya, paling tidak untuk menjadi pimpinan di DPRD maka kader yang bersangkutan minimal telah melewati prosedur sebagai ketua komisi dan seterusnya. Jika tidak melewati jenjang tersebut maka dipastikan tidak akan berkualitas saat menjadi pimpinan.

“Pimpinan di DPRD tidak gampang sebab harus bisa paham berbagai karakter anggota yang datang dari berbagai partai. Jangan begitu bernafsu untuk menjadi pimpinan namun tidak mempunyai kualitas diri yang baik. Kalau saya jadi mereka pasti sangat malu. Ada yang tidak mempunyai persyaratan namun memaksakan diri. Golkar punya pengalaman sebagai pimpinan DPRD namun tidak bisa bicara bahkan tidak mempunyai kemampuan untuk memimpin rapat-rapat hingga habis masa jabatan” urainya.

Karena itu, Rahakbauw meminta agar seleksi yang dilakukan terhadap pemimpin di DPRD asal partai Golkar untuk lima tahun mendatang didudukan secara profesional dan kualitas diri yang terukur.

“Saya menghimbau jika teman-teman yang belum memenuhi persyaratan dari peraturan organisasi ataukah teman-teman yang pernah menjadi pimpinan dan tidak mampu, maka jangan memaksakan diri sebab akibatnya berujung pada kehancuran partai. Hal itu juga berlaku di DPRD Maluku, dimana partai Golkar akan menduduki jabatan Wakil Ketua. Saya akan sangat siap untuk dipilih bahkan siap jika ada kader lain yang terukur untuk jabatan tersebut. Sebab jabatan itu anugerah Tuhan” demikian Rahakbauw. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed