by

PUPR Maluku Launching Aplikasi “Siwalima CK” & “Tarkira”

-Maluku-1,117 views

AMBON,MRNews.com,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku, terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi baru sebagai upaya peningkatan kinerja yang efektif, efisien dan akuntabel,

Hal ini dibuktikan dengan launching dua inovasi baru berbasis website/aplikasi, yang dilakukan Dinas PUPR Maluku, di salah satu hotel di Kota Ambon, Jumat (11/11).

Dua inovasi terkait Website/Aplikasi yang diresmikan itu adalah, Sistem Pengawasan Laporan Infrastruktur Manajemen Aset Kecipta-karyaan (Siwalima CK), dan Tracking Kinerja Lapangan (Tarkira).

Website “Siwalima CK” sendiri, diciptakan Kepala Seksi (Kasek) Tata Bangunan Lingkungan Pemukiman, Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Maluku, Rivai Notanubun.

Sedangkan “Aplikasi Tarkira” merupakan inovasi yang diciptakan Kepala Seksi Perencanaan dan Pengendalian Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Maluku, Linley Jerry Pattinama.

Launching dua inovasi terbaru itu, dilakukan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Meykal Pontoh mewakili Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kata Pontoh, memberikan apresiasi atas diresmikannya Website Siwalima CK dan Aplikasi Tarkira.

Dijelaskan, inovasi itu telah sesuai program Presiden Indonesia Joko Widodo, dimana menempatkan pembangunan infrastruktur pada urutan pertama dalam membangun Indonesia lima tahun terakhir.

“Sebab ini merupakan fondasi untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Infrastruktur yang baik akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik secara terpusat maupun wilayah,” terangnya.

Sehubungan dengan itu, lanjut dia, arahan dari Presiden dianggap sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur yang tertuang pada misi ke-4, yakni peningkatan infrastruktur dan konektivitas gugus Pulau.

“Untuk menunjang misi tersebut, saya harap Dinas PUPR sebagai dinas paling berkaitan dengan infrastruktur, dapat meningkatkan penyelenggaraan pembangunan yang akuntabel dan transparan,” harapnya.

Pengelola aset daerah, lanjutnya, juga sangat penting dan jadi kunci keberhasilan ekonomi daerah. Hal itu didasari prinsip pengelolaan yang efisien dan efektif diharapkan akan mampu memberi kekuatan kepada pemerintah untuk membiayai pembangunan daerah.

“Pengelolaan aset yang dilakukan secara profesional dan modern, dengan mengedepankan good governance, diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pengelolaan keuangan negara dan daerah oleh masyarakat,” paparnya.

Masalah sangat vital di Dinas PUPR Maluku saat ini, adalah ketidaktertiban administrasi dalam pengendalian inventaris aset yang belum terlaksana, sehingga mengakibatkan tidak optimalnya pemberian pelayanan teknis administrasi dan analisis yang Prima.

“Itu terjadi baik kepada stakeholder internal maupun eksternal, khususnya yang berkaitan tata kelola hasil rangkaian pekerjaan konstruksi di bidang Cipta Karya Dinas PUPR Maluku,” ungkapnya.

Olehnya itu, diperlukan rancangan sebuah inovasi pengelolaan data informasi, dokumentasi, berbasis website atau aplikasi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Sehingga launching website dan aplikasi bidang Cipta Karya itu, diharapkan dapat mengatasi kendala dan masalah yang ada dalam pengembangan dan peningkatan kinerja organisasi.

“Semoga bisa meningkatkan kinerja PUPR Maluku terutama pada bidang Cipta Karya agar dapat mewujudkan Indonesia yang lebih maju, dengan menumbuhkan titik perekonomian baru di daerah,” tandasnya.

Sementara itu, pencipta Website Siwalima CK, Rivai Notanubun mengaku, Launching tersebut tindak lanjut dari kegiatan Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2022.

“Ini tindaklanjut Diklat yang kami ikut kurang lebih selama empat bulan, dan nantinya sesuai jadwal akan diseminarkan minggu depan 15 November 2022,” ungkap Notanubun.

Output dari produk yang dilaksanakan selama implementasi aksi perubahan, yaitu kata dia, inovasi teknologi yang berbasis website atau aplikasi, dimana sistem dirancang bertujuan untuk mendukung kinerja organisasi.

“Terutama menunjang sistem pelaporan dan pengawasan kegiatan pembangunan infrastruktur, di lingkup bidang Cipta Karya dinas PUPR Maluku,” paparnya.

Sehingga dari gagasan itu maka terciptanya dua inovasi. Yang kemudian membuktikan dinas PUPR Maluku telah tindaklanjuti terkait arahan area perubahan reformasi birokrasi, yaitu elemen pola pikir, tatalaksana, akuntabilitas pengawasan dan pelayanan publik.

“Semoga inovasi yang kami gagas dapat bermanfaat bagi kepentingan kinerja organisasi pada dinas PUPR Maluku. Dan semoga dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan layanan demi terwujudnya good governance,” harapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed