AMBON,MRNews.com,- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan lima (5) kursi untuk DPRD provinsi Maluku pada kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang. Target tersebut dinilai sangat realistis karena PPP telah siap lahir batin menghadapi sistem Pemilu dengan alokasi kursi yang berbeda dari lima tahun lalu serta sudah solidnya kekuatan internal kader dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Target kita untuk Pileg 2019, meraih lima kursi untuk DPRD provinsi Maluku. Ini bukan target mudah memang dengan banyaknya partai di 2019, tapi kita optimis. Dengan sistem pemilu yang berbeda, tentu harus siap betul dan PPP sudah sangat siap. Internal kita juga sudah solid, tidak ada lagi kubu-kubuan. Buktinya dengan semua mengikuti Rapimwil II dan Santiadji Caleg DPRD Maluku” tukas Ketua Bappilu DPW PPP Maluku, Afras Pattisahusiwa kepada media ini di Ambon, Selasa (13/11/18).
Target lima kursi itu kata Afras, dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tenggara-Kota Tual-Kabupaten Kepulauan Aru, dan dapil Buru-Buru Selatan (Bursel). Sedangkan dapil Maluku Tenggara Barat- Maluku Barat Daya (MTB-MBD) PPP tidak mengirim calon legislatifnya dan Seram Bagian Timur (SBT) tidak memiliki target lolos, namun tetap berusaha dan berikan hasil yang terbaik.
“Kalau di 2014, kita hanya satu kursi dari dapil kota Ambon, kali ini di 2019 kita target satu fraksi utuh, ” jelas mantan Dirut PD Panca Karya itu.
Sementara ketika ditanya terkait upaya pemenangan Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019, Ketua DPW PPP Maluku, Syarif Hadler menyatakan PPP tentu tidak mau kalah untuk kesekian kalinya, waktunya di tahun depan harus di Pilpres. Karenanya dengan bergabung dalam barisan koalisi Jokowi-Maruf Amin tujuannya untuk menang lewat kerja-kerja kolektif dan menjadi keharusan bagi para calon anggota legislatif (Caleg) menjadi juru kampanye PPP untuk mensosialisasikan dan memenangkan Jokowi-Maruf Amin.
“Dulunya PPP dalam tiap momentum politik ketika melawan pa Jokowi baik di Pilwakot Solo dua kali, Pilgub Jakarta dan Pilpres 2014 selalu kalah. Maka kita tidak ingin kalah kelima kalinya dan pilihan gabung bersama pa Jokowi-Maruf Amin itu untuk menang. Target kemenangan Jokowi-Maruf Amin di Maluku sesuai dengan kerja maksimal partai pengusung, koalisi dan relawan berada di kisaran 70 persen,” beber Hadler yang juga Wakil Walikota Ambon itu. (MR-02)







Comment