AMBON,MRNews.com.- Demi menciptakan situasi Kamtibmas dari maraknya pengaruh minuman keras (Miras), Polsek Salahutu memusnahkan sebanyak 3.400 liter miras tradisional jenis sopi, Jumat (19/10).
Kapolsek Salahutu, AKP. Izaac Risambessy kepada wartawan melalui pesan selulernyanya menjelaskan, kegiatan pemusnahan miras yang dilakukan oleh dirinya selaku Kapolsek Salahutu dihadiri secara langsung oleh Penjabat Negeri Tulehu yang diwakili Sekretaris Negeri Tulehu Sudarmadji Lestaluhu,SH, Penjabat Negeri Liang ,Hasan Res Lestaluhu, Penjabat Negeri Suli, Habel Suitella, Raja Negeri Waai , Zakaria Bakarbessy, Penjabat Negeri Tengah-Tenga, Ahmad Leurima, Penjabat Negeri Tial, Jamal Tuarita.
Kegiatan pemusnahan tersebut merupakan agenda kerja Polsek Salahutu yang akan di laksanakan nantinya setiap 3 bulan sekali, apabila hasil operasi miras di wilayah Kecamatan Salahutu, dapat memenuhi target. Hal tersebut berdasarkan arahan pimpinan Polri agar masing-masing Polsek dapat dilaksanakan, demi meminimalisir peredaran miras pada wilayah kerja masing-masing dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kegiatan pemusnahan di awali dengan foto bersama dengan para Raja, Sekecamatan Salahutu, yang disertai dari masing-masing, memegang miras jenis sopi sebagai simbol akan di mulainya kegiatan pemusnahan. Barang bukti miras jenis sopi tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil patroli Polsek dan selanjutnya di bawah ke Jembatan Wairutun tepatnya di perbatasan antara Negeri Waai dan Tulehu, kemudian dilakukan pemusnahan dengan cara menumpahkan sopi tersebut dalam air sungai jembatan Wairutun,”jelas Kapolsek.
Dirinya mengatakan barang bukti miras tradisional, jenis sopi tersebut yang musnakan oleh Polsek Salahutu bersama dengan para Tokoh-Tokoh masyarakat Se Kecamatan Salahutu di taksirkan berkisar kurang lebih, tiga ribu empat (3.400) liter, merupakan hasil operasi rutin yang di laksanakan oleh personil Polsek Salahutu selama 3 bulan terakhir.
“Pemusnahan barang bukti miras jenis, tersebut mendapat perhatian dari warga masyarakat yang melihat langsung kegiatan ini, serta mendapat respon positif dari para raja-raja, dan warga setempat,” harapnya. (MR-03)











Comment