AMBON, MRNews.Id.- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku menggelar uji kelayakan dan kepatuhan (UKK) tahap II menjaring calon ketua DPC PKB kabupaten/kota se-Maluku masa bakti 2026-2031 yang dibuka secara resmi oleh perwakilan DPP PKB, Ratna Juwita Sari, Senin (4/5) di Ambon.
Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis saat memberikan sambutan mengatakan agenda besar sementara di lakukan oleh DPW PKB Maluku yang dimulai dengan pematangan calon pemimpin yang dilanjutkan dengan UKK se Maluku, untuk mendapatkan pemimpin DPC PKB 11 kabupaten-kota di Maluku.
“Untuk Uji Kelayakan dan Kepatuhan tahap dua yang digelar oleh DPW PKB Maluku maka DPP telah mengutus penguji untuk melakukan Fit and proper test kepada 71 peserta yang nantinya akan melahirkan pemimpin DPC se Maluku,” ujar Damis.
Kaderasi kepemimpinan PKB di Maluku menurut Damis, telah berjalan dengan baik dari tahun ke tahun. UKK yang akan berlangsung merupakan ikhtiar untuk melahirkan pemimpin yang akuntabel dan mampu membesarkan PKB di Maluku .
Menjadi pemimpin PKB di 11 kabupaten-kota di Maluku mesti bisa menyatukan seluruh perbedaan dan siap menghadapi berbagai tantangan dan siap membesarkan PKB di Maluku sesuai keinginan pemimpin besar PKB, Gus Muhaimin Iskandar .
Di uraikan Damis sesuai capaian Pemilu 2024 menjadi catatan kritis karena dari 39 Daerah pemihan di Maluku maka PKB meraih 31 kursi. Menandakan masih ada pekerjaan rumah bagi pemimpin yang nantinya terpilih untuk bekerja keras mengisi 8 kursi yang masih kosong.
” Hal yang sama juga bagi kursi DPRD Maluku dan DPR RI yang harus diperjuangkan oleh semua kader PKB terutama pemimpin yang akan terpilih agar bisa meraih dan mengisi kursi yang ada , ” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB, Ratna Juwita Sari mengatakan siapapun yang mendapat kesempatan untuk mengikuti UKK dengan melewati berbagai tahapan merupakan proses baru bagi DPC, hingga DPW PKB untuk menggembleng kader menjadi tetap solid bekerja dengan tetap menjaga kesatuan dan persatuan .
” UKK Ini merupakan suatu tahapan untuk mengakomodir dan menyatukan berbagai keberagaman sehingga lahir pemimpin yang solid dan dapat menyatukan berbagai perbedaan sehingga dapat memimpin partai sesuai harapan pemimpin besar PKB, Gus Muhaimin Iskandar,” ujarnya.
Proses UKK telah diawali dengan penandatangan kontrak sehingga pada saatnya siapapun yang akan ditunjuk dan dipilih oleh DPP maka semua calon harus tetap saling mendukung dan solid untuk bekerja sama .
Seperti diketahui terdapat lima penguji dari DPP yakni, Ahmad Fausi, Hasbiallah Ilyas, Irmawan, Ratna Juwita Sari dan Nur Nadlifah yang telah dibagi sesuai kebutuhan untuk menguji 71 peserta calon ketua DPC PKB kabupaten-Kota se Maluku. (MR-01)











Comment