by

PKAR Jemaat Syaloom, Diisi Pelatihan Jurnalistik & Prakarya

-Agama-1,231 views

AMBON,MRNews.com,- Guna mengisi hari libur, Sub Komisi Anak dan Remaja Jemaat GPM Syaloom, Klasis Kota Ambon melakukan pekan kreativitas anak dan remaja (PKAR) tahun 2019 mulai Minggu 23 Juni-Sabtu 29 Juni 2019 berlangsung di Gedung Gereja Syaloom. PKAR akan diawali oleh jenjang remaja yang diisi sejumlah kegiatan pelatihan yaitu menulis kreatif dan jurnalistik (Iwan Eipepa), prakarya dari daur ulang sampah menjadi kotak persembahan ( Larson Solukh) dan dasar-dasar easy worship (Hendry Nanlohy). 

Pembukaan PKAR 2019 dilakukan oleh ketua majelis jemaat GPM Syaloom, Pendeta Dirk Picauly usai ibadah gereja anak di Gedung Gereja Syaloom, Minggu (23/6/19). Khusus anak remaja, diperkirakan 70 anak dari empat sektor terlibat pada kegiatan tersebut.

Pada kesempatan itu, Pendeta Picauly mengatakan, PKAR dilakukan selama lima tahun sesuai rencana strategi (renstra) jemaat 2015-2020 untuk mengisi hari libur anak-anak SMTPU. Pasalnya Gereja bertugas menyiapkan anak supaya ada kemampuan berkreasi, soal membangun spiritualitas diri. Sehingga masa liburan bisa dimanfaatkan dalam bergereja lewat kehidupan berjemaat agar ada nilai tambah bagi anak-anak SMTPI.

“PKAR dimaksudkan cara membangun daya pikir untuk membangun kreasi bernuansa ketrampilan. Anak-anak diminta setia mengikuti dan menjalani dengan baik sampai selesai. Dari belajar, ada kemauan dan kemampuan yang terus mendorong untuk berkreasi lagi kedepan. Pengasuh juga bisa belajar dari kreativitas yang dilakukan anak-anak. Kalau potensi alam diaur ulang artinya ada menghargai dan menghormati potensi SDA yang ada, untuk dimanfaatkan. Harus dikembangkan,” ungkap Picauly. 

“Kalau selama lima tahun, tidak ada kontribusi bagi gereja dari anak-anak, betapa berdosanya kita. Orientasi Renstra dalam sidang, memang mengembangkan pada anak remaja. Tapi juga semua jenjang ikut. Dari yang banyak kita akan dapat sedikit yang berkualitas,” sambungnya.

Selain remaja, ketua sub komisi anak-remaja jemaat GPM Syaloom, In Rianekuay menambahkan, jenjang indria, anak kecil dan tanggung juga akan melakukan berbagai kegiatan beragam dan lebih fokus pada pengembangan kreativitas anak, dua diantaranya pelatihan MC dan membuat coklat untuk jenjang tanggung. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed