by

Pilkades Serentak di Ambon, Pemkot Siapkan Quick Count

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo-Sandi) akan menyiapkan proses Quick Count atau hitung cepat untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang serentak akan berlangsung pada 8 Desa dan 1 Negeri, besok, 7 April 2022

Quick count oleh Pemkot Ambon ini juga sudah dilakukan sebelumnya untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Provinsi Dapil Kota Ambon dan DPRD Kota Ambon tahun 2019 lalu, tak saja bagi Pilkades serentak.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon Agus Ririmasse katakan, kebijakan menggelar Quick Count atau hitung cepat Pilkades serentak itu merupakan terobosan yang patut didukung, termasuk oleh dirinya.

Pasalnya, hasil pemilihan dapat dipantau secara langsung dan terbuka oleh awak media maupun masyarakat di Balaikota pasca pemilihan di 8 Desa dan 1 Negeri dilakukan, guna mengetahui siapa unggul.

“Ini artinya, semua kita lakukan dengan jujur dan transparan. Tidak ada kepentingan untuk siapa mau jadi. Yang penting Pilkades ini sukses, lancar dan bisa hasilkan Kepala Desa/Raja yang defenitif hasil pilihan rakyat,” akuinya usai pelepasan distribusi logistik Pilkades di halaman parkir Balaikota Ambon, Rabu (6/4).

Menurut dia, untuk teknis proses hitung cepat, menjadi domain Dinas Kominfo-Sandi, yang telah membentuk tim dan akan bergerak ke 8 Desa dan 1 Negeri pada waktunya.

Pemkot Ambon baik panitia pemilihan tingkat kota, desa/negeri dan penyelenggara kata Ririmasse, telah siap menggelar Pilkades serentak. Dimana, logistik berupa kotak suara, bilik suara dan formulir C1 sudah distribusi dengan 9 mobil pick-up, sore tadi ke 8 Desa, 1 Negeri.

“Kami semua sudah bekerja maksimal untuk suksesnya Pilkades serentak. Artinya telah siap dilakukan secara langsung, baik dan transparan. Sebab kami, Pemkot harapkan besok akan lahir kepala desa/Raja defenitif,” terang Ririmasse.

Dirinya memastikan, semua logistik Pilkades yang terdistribusi itu dalam keadaan disegel dan aman. Tinggal besok sebelum pemilihan baru dibuka segelnya.

Lebih lanjut, mantan Asisten I Pemkot Kupang itu mengaku, jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) pun akan ikut memantau jalannya Pilkades serentak dari Jakarta, sebagai contoh di Provinsi Maluku dan mungkin Indonesia Timur pada umumnya.

“Saya minta dukungan teman-teman media juga untuk membantu suksesnya Pilkades dengan peliputan secara transparan. Agar dengan begitu, dapat menjadi contoh bagi Desa/Negeri lainnya di Kota Ambon, Maluku dan Indonesia secara umum,” pungkas mantan Kadis Dukcapil Kota Kupang.

Diketahui, 8 Desa dan 1 Negeri yang akan gelar Pilkades serentak yakni Desa Galala, Latta, Nania, Negeri Lama, Waiheru, Hunuth-Durian Patah, Poka, Wayame serta Negeri Hative Kecil. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed