AMBON,MRNews.com,- Lomba Gerak Jalan Indah (LGJI) Amboina tahun 2019 dari aspek kuantitas meningkat dibandingkan tahun 2018. Dimana tahun ini tercatat 180 regu dengan kategori anak 62 barisan, remaja 34 barisan, dewasa putra 24 barisan, dewasa putri 22 barisan dan dewasa campuran 40 barisan, akan melewati rute pusat kota seperti biasa. Sedangkan tahun lalu hanya 168 regu. “Juara umum akan diberi piala bergilir walikota, piala tetap dan bonus untuk juara I hingga harapan III serta dua juara favorit,” ujar ketua panitia LGJI Reinaldo Marantika.
Walikota Ambon melalui Asisten I Mien Tupamahu katakan, LGJI Amboina selama ini telah menjadi wadah untuk menumbuhkan jiwa kreatifitas, sportifitas sekaligus jiwa kompetitif yang bernilai positif dalam membentuk karakter serta mental kader AMGPM dan generasi muda kota Ambon yang tangguh, berdisiplin dan bertanggungjawab. Karenanya disadari, LGJI bukan sekedar ajang unjuk kebolehan prestasi, melainkan saran agar tetap menjalin hubungan kerjasama yang dilandasi kasih persaudaraan dan saling menopang wujudkan Ambon harmonis, sejahtera dan religius.
“Pemerintah dan masyarakat kota Ambon memberi dukungan dan apresiasi untuk LGJI 2019. Sebab event ini dapat menjadi atraksi wisata, budaya dan hiburan yang dapat dinikmati semua orang serta mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke Ambon. Diharapkan kualitas penyelenggaraan LGJI tiap tahun harus ditingkatkan bukan saja jumlah peserta tapi dari segi promosi hingga partisipasi semua unsur pemuda dan masyarakat di kota ini,” tukas Tupamahu sebelum membuka LGJI Amboina 2019 di depan Gong Perdamaian, Sabtu (14/9/19).
Sementara ketua umum PB AMGPM Pendeta Max Takaria menyatakan, sebagai agenda tahunan, LGJI mesti memberi arti dan makna bagi kader AMGPM dan masyarakat kota Ambon. Yang tidak hanya jadi peristiwa baris berbaris, tapi harus alami transformasi karakter pada warga kota guna memperkuat nilai harmoni, disiplin, teratur dan membangun kematangan emosi orang muda. Sebab ketidakaturan bisa picu konflik di masyarakat. “Jadikan event destinasi wisata yang dikemas bersama Pemkot untuk jadi manfaat.
Tahun ini harus berjalan lancar,” harap Takaria.
Ketua MPK kota Ambon Pendeta Nick Rutumalessy juga menyambut gembira dan memberi dukungan positif untk LGJI Amboina 2019. Dengan harapan tak hanya dijadikan lomba mencari juara tapi lebih dari itu untuk pembinaan generasi muda gereja dan masyarakat kota Ambon guna memastikan kehidupan bersama di kota semakin baik dari waktu ke waktu. “Ini cara kita bersingeri membangun kehidupan yang baik di kota Ambon dan jadi berkat bagi orang lain,” sebutnya.
Sedangkan ketua AMGPM daerah kota Ambon Billy Latubessy mengaku, LGJI yang penyelenggaraannya telah memasuki tahun ke-34 mengedepankan konsep the best artinya mencari yang terbaik dari regu baik tanpa penggembira. Serta menunjukkan keindahan, kerapian, keserasian, kekompakan. Tak hanya peraturan baris berbaris. Itu hal utama dalam penilaian juara. “Untuk tahun ini, basudara Waihaong dan Tulehu ada terlibat. Event ini untuk memperkuat karakter, jiwa pemuda dan masyarakat Ambon agar berdisiplin dan teratur serta ajang promosi Ambon sebagai sebagai destinasi wisata budaya,” beber Latubessy. (MR-02)











Comment